SuaraJakarta.id - Motif pembunuhan terhadap wanita bertato Trus Love Him, Jersy Susanto yang mayatnya dibuang kekasihnya, ke selokan di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat belum terungkap. Dalam pemeriksaan kepolisian, tersangka Hendrik (34) mengaku jika pacarnya sempat mengalami keracunan sebelum tewas.
"Sementara masih kami dalami. Kalau dari keterangan tersangka, korban (tewas) karena keracunan,” kata Kanit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Widy Irawan, Kamis (27/10/2022).
Kepada polisi, Hendrik mengaku jika Jersy mengeluarkan cairan dari mulut saat mengalami keracunan. Hendrik juga disebut berinisiatif menyumpalkan tisu ke dalam mulut pacarnya untuk menghentikan cairan yang keluar.
Berdasarkan hasil visum, Widi melanjutkan, tidak ada luka bekas penganiayaan di tubuh korban.
"Penyebab kematian bedasarkan visum diketahui adanya hambatan saluran pernapasan yang disebabkan benda asing (berupa tisu), sehingga korban meninggal dunia," kata dia.
Dibuang ke Got hingga Dikira Sampah
Diberitakan sebelumnya, sesosok mayat wanita ditemukan di selokan, kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2022) lalu. Saat ditemukan, jenazah itu telah mengeluarkan bau busuk dan diperkirakan sudah meninggal lebih dari 1 hari.
Kanit Reskrim Polsek Kemayoran, AKP Fauzan mengatakan, penemuan mayat bermula dari laporan PPSU yang sedang membersihkan saluran air di sekitar lokasi.
Saat itu, petugas PPSU tersebut menyebutkan jika menemukan sebuah bungkusan. Betapa terkejut saat dihampiri ternyata bungkusan tersebut berisi mayat wanita.
Baca Juga: Hendra Kurniawan Vs Acay Saling Bantah Terkait Perintah Ferdy Sambo Amankan CCTV
"Terbungkus selimut berwarna merah coklat. Korban perempuan sudah meninggal dalam keadaan membusuk,” kata Fauzan saat dikonfirmasi, Jumat (14/10/2022).
Fauzan menduga jenazah tersebut sengaja dibuang di tempat tersebut. Hal itu lantaran saat ditemukan jenazah tersebut sudah terbalut dengan kain.
"Iya kemungkinan dibuang, kalau pakai selimut kan pasti ada yang menempatkan ini (jenazah)," katanya.
Sementara itu, petugas PPSU Mujiono mengatakan, penemuan itu bermula saat ia sedang melintas. Sesampainya ia di Jalan Gunung Sahari 7A, Mujiono menemukan sebuah bungkusan.
Mujiono mengira bungkusan tersebut merupakan sampah, makanya ia menghampirinya. Saat mengeceknya Mujiono terkejut, ternyata bungkusan yang ia temui berisi sesosok mayat wanita.
"(Lapor) ke kelurahan dulu, baru atasan ke polisi. Melintas aja sih (mayatnya) dikiranya sampah,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Cewek Bertato Trust Love Him Dibunuh Pacar, Sekuriti Apartemen Diupah Rp10 Juta Buang Mayat Jersy ke Got
-
Terkuak, Mayat Wanita Bertato 'Trust Love Him' yang Dibuang di Kemayoran Dibunuh Pacar
-
Video Bukti Kunci Kasus Pembunuhan Brigadir J Diungkap di Sidang, Ferdy Sambo Datang saat Korban Masih Hidup
-
Bukan Pelecehan, Srikandi Hukum Albertina Ho soal Putri Sambo Depresi: Bisa Jadi Karena Tahu Tembak-menembak
-
Ferdy Sambo Merokok dengan Wajah Marah Usai Eksekusi Brigadir J, Sempat Bilang ke Acay: Dia Lecehkan Ibu!
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar