SuaraJakarta.id - Polisi menyebut pria bersimbah darah di Jalan Kramat Raya, atau tepatnya di seberang Halte TransJakarta Pal Putih, Senen, Jakarta Pusat, bukan korban begal.
"Bukan korban begal," kata Kanit Reskrim Polsek Senen AKP Ganang saat dihubungi wartawan, Selasa (1/11/2022).
Meski demikian, Ganang menyebut, pihaknya belum mengetahui pasti penyebab korban bisa bersimbah darah di atas pedestrian.
"Masih kita lidik dulu. Saat ini korban juga belum buat laporan," katanya.
Baca Juga: Diduga Korban Begal, Seorang Remaja Tergeletak di Jalan Kramat Raya Senen
Ganang mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut hasil penyelidikan sementara, korban terjatuh akibat dikejar-kejar oleh segerombolan pemotor.
"Dia mungkin ya dikejar-kejar sama segerombolan orang, itu kan terus dia naik ke trotoar kepeleset jatuh," jelasnya.
Ganang berharap, korban segera membuat laporan ke pihaknya. Agar perkara ini dapat segera terang-benderang.
Sementara itu, warga sekitar TKP mengaku tidak tahu terkait peristiwa yang terjadi pada Senin (31/10/2022) dini hari sekira pukul 02.30 WIB tersebut.
Baca Juga: 2 Komplotan Begal Sadis Pakai Parang di Medan Diciduk, Ternyata Masih Pelajar
Adapun kejadian itu terjadi di pinggir jalan utama. Sehingga jika telah larut menjelang pagi, jarang ada warga yang melintas.
Sementara security gedung yang tidak jauh dari lokasi juga mengaku tidak tahu peristiwa tersebut secara pasti.
"Gak tahu waktu itu saya masuk siang. Yang jaga malam saat itu lain regu. Saya belum ketemu jadi gak tahu ceritanya,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan pedagang kali lima yang mangkal di sekitar lokasi. Ia mengaku tidak tahu secara rinci soal kejadian tersebut.
"Gak tahu, pas Maghrib juga soalnya saya sudah tutup."
Viral di Medsos
Sebelumnya diberitakan, seorang remaja diduga menjadi korban begal di kawasan Kramat Raya, Senen Jakarta Pusat pada Senin (31/10/2022) dini hari.
Berdasarkan video viral terlihat tubuh korban tergeletak di pinggir jalan.
Video tersebut berdasarkan unggahan akun Instagram @info_jakartapusat.
Dalam keterangannya, remaja yang belum diketahui identitasnya disebut sebagai korban begal.
"Seorang remaja tergeletak diduga korban begal," tulis @info_jakartapusat seperti dikutip Suara.com pada Senin (31/10/2022).
Secara lengkap lokasi pria bersimbah darah itu berada di Jalan Kramat Raya atau dekat Halte Pal Putih/Revoli, Senen, Jakarta Pusat.
Dalam video yang berdurasi pendek terlihat tubuh korban diberi efek kabur, karena diduga terdapat darah.
Terdengar suara perekam video berulang-ulang menyebut remaja tersebut korban begal, sambil mengarahkan kameranya ke korban.
Dalam keterangan disebutkan korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.
Berita Terkait
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
-
Viral, Apakah Ada Doa Mengusir Tamu Agar Cepat Pulang?
-
Viral! Wanita Ini Punya Cara Jitu Bungkam Pertanyaan 'Nyinyir' saat Lebaran, Kaosnya Bikin Ngakak!
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga