Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah | Faqih Fathurrahman
Jum'at, 04 November 2022 | 17:24 WIB
Sekretaris RW 05, Ibnu mengungkap krisis air bersih yang dialami warganya di Gedung Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (4/11/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

Ada dua mesin booster yang dipasang. Dari pemasangan dua pompa booster, hanya satu yang berfungsi.

"Ternyata yang di RW 04 sama RW 05 perbatasan itu gak bisa, kosong gak ada air. Nah sejak pemompaan itu, warga siang kebagian air, tapi hanya tiga hari, Senin, Rabu, dan Jumat, jam 9 sampai jam 4 sore," ungkapnya.

Salah satu cara warga untuk mencukupi pemakaian air mereka, yakni dengan cara menampungnya di toren. Jika warga yang tidak memiliki toren terpaksa meminta kepada tetangga atau membeli air yang dijual per derigen.

"Ada satu dua orang yang masih punya pompa ya, kebanyakan ya kita beli gitu beli air galon atau minta sama yang masih keluar," pungkasnya.

Baca Juga: Lansia Nekat Akhiri Hidup Loncat dari Atas JPO Cengkareng, Jadi Tontonan Warga

Load More