SuaraJakarta.id - Sejumlah anggota Gegana Pilda Metro Jaya dikerahkan untuk menelusuri teror bom di lokasi konser boyband K-Pop NCT 127 di ICE BSD, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Jumat (4/11/2022).
Saat melakukan penelusuran, sejumlah pasukan Gegana sempat mencurigai satu bungkusan plastik oranye dan tas warna hitam yang ditinggalkan di area teras Hall 7.
Petugas Gegana yang mengandalkan alat detektor kemudian membongkar isi kedua tas yang ditemukan tergeletak dan tampak mencurigakan itu.
Anjing pelacak yang diterjunkan sempat mengendusi tas tersebut. Tapi tak terdapat reaksi ditemukan bahan-bahan peledak.
Petugas yang penasaran dengan isi tas tersebut akhirnya membuka tas dan bingkisan plastik tersebut.
Beruntungnya, setelah dibuka isi dalam tas tersebut bukan bom atau bahan peledak. Melainkan hanya merchandise.
Usai membuka tas misterius yang ditinggal pemiliknya itu, kemudian petugas meminta agar tas berisi merchandise itu untuk diamankan oleh panitia.
"Ini merchandise, tolong diamankan panitia," kata salah seorang petugas Gegana.
Usai menemukan tas misterius itu, tim Gegana serta anjing pelacak bergegas masuk ke area dalam. Mereka menyisir ruang tunggu para artis K-Pop yang akan hadir.
Baca Juga: Diterpa Isu Teror Bom, Penggemar K-Pop Tetap Padati Konser NCT 127 di ICE BSD
Meski terdapat isu teror bom, namun penggemar boyband K-Pop NCT 127 tetap bertahan di lokasi konser.
Konser Tetap Digelar
Polisi memastikan konser boyband asal Korea Selatan, NCT 127 tetap digelar di ICE BSD, Tangerang pada malam nanti.
Mereka juga mengklaim lokasi dalam kondisi aman dan tidak ditemukan adanya bahan peledak sebagaimana pesan yang beredar di media sosial.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan hal tersebut berdasar hasil pengecekan yang telah dilakukan anjing pelacak K-9 dan tim penjinak bom atau Jibom dari Brimob.
"Tadi sudah dilakukan sama tim Jibom dan anjing pelacak ya. Tidak ada unsur-unsur yang berkaitan bahan peledak atau bom ya," kata Zulpan kepada wartawan, Jumat (4/11/2022).
Berita Terkait
-
15 Pelaku Bom Paskah Divonis Penjara 220 Tahun di Sri Lanka
-
Sabet 2 Piala, NCT 127 Raih Posisi Pertama di Music Core Lewat Lagu Blingy
-
Stop Cari Validasi! NCT 127 Rangkul Jati Diri Lewat Lagu Terbaru, Blingy
-
Powerful Tapi Emosional, Intip Highlight Medley Album Baru NCT 127 'BLINGY'
-
Intens Tapi Groovy, NCT 127 Ungkap Pesan dan Energi Positif di Album BLINGY
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
PELOPOR BRI 2026 Perkuat Penerapan Tata kelola Perusahaan yang Baik
-
Dari Zumba hingga Hujan Busa, Momen Little Siam Jadi Arena Bermain Keluarga
-
Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar
-
Dukung Penanganan Karhutla, NHM Serahkan Bantuan Tangki Air Operasional kepada BPBD Halmahera Utara
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha