Namun, ia menyatakan bus berhasil lolos dari tabrakan dengan kereta api dan penumpang seluruhnya selamat.
"Thank to the God (bus) masih bisa mundur. Pas udah keluar seluruh badan bus, persekian detik keretanya lewat. Ayolaah ngga usah paksa masuk kalau kereta lewat. Udah tau halimun macet banget. Ngga usah sok adu skill masuk sela sela," katanya.
Versi TransJakarta
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta Anang Rizkani Noor membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan bus yang melaju di koridor 4 itu melewati jalan yang cukup pada saat kejadian.
Di tengah perlintasan kereta, sirine peringatan kereta akan melintas dibunyikan. Hal ini membuat sopir berinisiatif untuk memundurkan kendaraannya.
"Pramudi bus mengambil keputusan tepat dengan meminta kendaraan di belakangnya untuk mundur sembari ikut memundurkan armada bus," ucapnya.
"Inisiatif ini lancar berkat dibantu oleh petugas Patroli Transjakarta yang berada di lokasi," katanya menambahkan.
Ia menyebut karena respon cepat pramudi memundurkan bus, maka penumpang bisa selamat. Namun, terdapat satu penumpang wanita yang memecahkan kaca belakang bus dengan palu pemecah kaca sehingga membuat tangannya terluka akibat terkena serpihan kaca.
"Kami telah mengevakuasi seluruh penumpang bus ke Halte Pasar Rumput, dan satu korban luka sudah ditangani di Klinik Setia Budi dan telah diperbolehkan pulang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Heboh Bus Nyaris Tertabrak KRL hingga Penumpang Panik Gemetaran, DPRD DKI Bakal Panggil Direksi TransJakarta
-
Agar Kejadian Bus Tersendat di Perlintasan Kereta Tak Terulang, Legislator PDIP Minta Transjakarta Bikin Pencegahan
-
Viral Penumpang Panik Gegara Bus TransJakarta Mundur usai Terjebak di Perlintasan KRL, Ada Korban Kena Serpihan Kaca
-
BPBD DKI Pastikan Banjir di Halte TransJakarta Duren Tiga Telah Surut
-
6 Ruas Jalan Masih Tergenang di Jaksel, Termasuk Jalur Bus Transjakarta di Duren Tiga
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi