Rizki Nurmansyah | Fita Nofiana
Jum'at, 11 November 2022 | 14:30 WIB
Pendonor Ginjal Itu Bernama Fransiska Ncis. (Dokumentasi pribadi)

SuaraJakarta.id - Nama Fransiska Ncis harum di jagat media usai kisahnya dengan sukarela mendonorkan ginjal untuk orang lain.

Perempuan yang biasa dipanggil Siska itu dikenal usai mendonorkan ginjalnya pada 9 November 2921 lalu. Dia memberikan ginjal pada orang yang terikat hubungan darah tanpa biaya sepeser pun.

"Donor ginjal ini tidak dijual, namanya donor pasti bukan jual ya. Saya memberikan ginjal secara sukarela. Ginjal juga tidak boleh diperjualbelikan," ucap Fransiska dikutip dari video yang diunggah di kanal YouTube-nya.

Siska memberikan salah satu ginjalnya pada seorang pria bernama Budi, kakak dari teman lamanya.

Menurut Siska usai didonor, Budi akhirnya kembali bisa beraktivitas di mana sebelumnya tak bisa masuk kerja karena ginjalnya hanya berfungsi 3 persen.

Pendonor Ginjal Itu Bernama Fransiska Ncis. (Dokumentasi pribadi)

"Penerima ginjalku Mas Budi hari ini sudah mulai ngantor lagi full day, setelah hampir 2 tahun mengalami sakit gagal ginjal (fungsi ginjal tinggal 3 persen) dan gak bisa masuk kerja begitu lama.

Melihat dia berseragam & wajahnya cerah penuh semangat, saya jadi TERHARU & ikut BAHAGIA (love). Dia ke kantor dan Pulang kantor."

Setahun berselang, tanggal 10 November 2022 pagi hari, Siska dikabarkan meninggal dunia.

Meski sudah meninggal dunia, kisah tentang Fransiska Ncis tak hilang begitu saja. Dia rupanya memiliki pesan tersendiri sebelum berpulang.

Baca Juga: Diduga Akibat Pencemaran Debu Batu Bara, Tiga Anak di Rusun Marunda Derita Ulkus Kornea Mata

Pendonor Ginjal Itu Bernama Fransiska Ncis. (Dokumentasi pribadi)

Dalam pesannya, Siska menyebut bahwa dia akan mendonorkan kornea matanya setelah meninggal dunia. DIa telah mendaftarkan diri ke Lions Eye Bank Jakarta.

"Bagi keluarga, teman dan semua orang yang (mungkin) mengenal saya, tolong bantu menjadi 'pengingat' jika ajal saya sudah tiba. Dengan menghubungi Lions Eye Bank Jakarta. Saya telah resmi mendaftar untuk mendonorkan organ kornea mata, setelah saya dinyatakan meninggal nanti," tulis Siska.

"Untuk teman-teman yang kemarin bertanya ingin menjadi pendonor organ ketika meninggal nanti, donor kornea mata adalah salah satunya," tambahnya.

"Mari, kita masih bisa bermanfaat untuk sesama, ketika kita meninggal nanti. Kita masih bisa 'hidup' walau di dalam raga orang lain. Jangan bawa organmu ke surga, di sini lebih banyak yang membutuhkan. Berkah Dalem."

Load More