Agung Sandy Lesmana | Faqih Fathurrahman
Jum'at, 11 November 2022 | 16:30 WIB
Rumah satu keluarga yang tewas karena kelaparan di Jalan Taman Asri 3 Blok AC, RT 7 RW 15, Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat. (Suara.com/Faqih)

SuaraJakarta.id - Aroma busuk masih tercium di depan gerbang rumah satu keluarga yang tewas di Jalan Taman Asri 3 Blok AC, RT 7 RW 15, Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat (11/11/2022). Terlebih, saat angin berhembus. Aroma busuk tersebut makin kuat merebak di rumah mendiang kakek Rudianto (71).

Pantauan Suara.com di lapangan, pagar tinggi menutupi hingga kanopi depan rumah. Garis polisi juga masih melintang di pagar, tanda tidak ada orang yang diperbolehkan melintas.

Salah seorang tetangga korban, Roy (33) mengatakan, telah mencium aroma busuk sejak sepekan lalu. Kemudian 3 hari belakangan bau tersebut semakin menyengat.

"Kirain tikus memang banyak tikus di sini. Lalu 3 hari kemudian kita cium-ciumin baunya. Tukang sampah juga nyari-nyariin,” kata Roy, di lokasi, Jumat (11/11/2022).

Kemarin, sehari sebelum dievakuasi, salah seorang warga juga memprotes, karena bau tersebut makin kuat. Akhirnya RT bersama warga mencari sumber bau. Sampailah mereka didepan rumah tersebut, dan mebongkar pagar dan jendela.

"Akhirnya RT dan warga sepakat buat bongkar," ujarnya.

Garis polisi dipasang di rumah penemuan mayat satu keluarga di Perumahan Citra Satu, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022). [ANTARA]

Roy yang tinggal berjarak satu rumah dari lokasi juga mengeluhkan bau tersebut, terlebih membuka resto rumahan di pelataran rumahnya. Bau makin mengganggu, saat ia sedang masak jika dapat pesanan. Pasalnya dapur restoran tersebut berada di halaman depan.

"Untungnya kami resto online. Kalau makan di tempat kan bau, pasti keganggu. Saya aja makan keganggu. Masak juga kami keganggu bau."

Baca Juga: Fakta-fakta Penemuan Satu Keluarga Tewas di Kalideres, Sudah Tak Makan-Minum 3 Minggu

3 Minggu Tak Makan-minum 

Setelah ditemukan tewas membusuk, terungkap jika penyebab kematian empat anggota keluarga di Citra Garden, Kalideres karena diduga kelaparan. Berdasar hasil pemeriksaan forensik, lambung dari keempat mayat itu tidak berisi makanan. 

“Jadi bisa diduga berdasarkan pemeriksaan dari dokter bahwa mayat ini tidak ada makan dan minum cukup lama, karena dari otot-ototnya sudah mengecil,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce di Polres Jakarta Barat, Jumat.

Pasma juga menambahkan, keempat jenazah keluarga ini terdiri dari Rudianto (suami), Margaret (istir), Dian (anak) dan Budianto (ipar). Berdasarkan hasil pemeriksaan, keempat jenazah ini sudah tidak menerima nutrisi sejak 3 minggu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pasma Royce. (Suara.com/Faqih)

Pasma juga menyebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh keempat jenazah. Di lokasi, kata Pasma, juga tidak ada bercak darah. Barang-barang di tempat tersebut juga masih tersusun rapi.

"Terhadap empat mayat tersebut tidak ditemukan tanda kekerasan,” ungkpanya.

Load More