SuaraJakarta.id - Meski telah 20 tahun tinggal bertetangga, Roy (32) mengaku tidak mengenal secara personal sosok Rudianto (71) yang ditemukan tewas kelaparan di dalam rumah bersama tiga anggota keluarga lainnya.
Adapun tiga jenazah lainnya yakni istri Rudianto, Margaret (58), lalu Dian (40) dan iparnya Budianto (68).
"Saya di sini dari 20 tahun lalu, termasuk penghuni paling awal sama dia juga sama sebelah juga," kata Roy ditemui di kediamannya di perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (11/11/2022).
Roy tidak mengenal keluarga Rudianto lantaran tidak bersosialisasi sama sekali. Termasuk saat Pemilu dan acara keagamaan, Rudianto, kata Roy, selalu mengurung diri dalam rumah alias introvert.
"Nama bapaknya aja saya gak tahu. Cuma kelihatan keluar masuk mobil aja," ungkapnya.
Karyawan Roy, sempat melihat sosok keluarga dari Rudyanto. Namun itu pun sudah 2-3 bulan lalu. Saat itu mereka memesan makanan lewat online.
"2-3 bulan lalu karyawan saya lihat dia pesan makanan online, ada yang datang. Karyawan cewek saya juga sekali doang lihat ibunya pakai daster, 3 bulan ini," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, aroma busuk masih tercium di depan gerbang sebuah rumah keluarga yang tewas membusuk di Jalan Taman Asri 3 Blok AC, RT 7 RW 15, Citra Garden 1, Kalideres, Jakarta Barat pada Jumat (11/11/2022).
Terlebih, saat angin berhembus. Aroma busuk tersebut makin kuat merebak.
Pantauan Suara.com di lapangan, pagar tinggi menutupi hingga kanopi depan rumah. Garis polisi juga melintang di gerbang rumah.
Salah seorang tetangga korban, Roy (33) mengatakan, aroma busuk sudah tercium sejak sepekan lalu. Kemudian tiga hari belakangan bau tersebut semakin menyengat.
"Kirain tikus, memang kan banyak tikus di sini. Lalu tiga hari kemudian kita cium-ciumin baunya. Tukang sampah juga nyari-nyariin," kata Roy di lokasi, Jumat (11/11/2022).
Bau Menyengat
Roy mengungkapkan, sebelum jenazah Rudyanto dan keluarganya ditemukan tak bernyawa, salah seorang warga memprotes karena bau tersebut makin kuat.
Akhirnya pihak RT bersama warga mencari sumber bau tersebut. Sampailah mereka di depan rumah tersebut dan mebongkar pagar dan jendela.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi