SuaraJakarta.id - Seorang pengemudi mobil Toyota Calya menutupi pelat nomor kendaraannya dengan lakban hitam viral di media sosial. Aparat kepolisian pun memberi teguran kepada pemobil itu dan memintanya untuk melepas lakban tersebut.
Video pemobil nakal yang menutupi pelat nomor dengan lakban hitam itu diunggah oleh akun Instagram @tmcpoldametrojaya. Pemobil itu terlihat diberhentikan petugas di sekitar area lampu merah di area Jakarta Selatan.
Pemobil itu diminta polisi mencopot lakban hitam yang terpasang di bagian belakang dan depan mobil tersebut.
"Polri memberikan imbauan & teguran kepada pengendara Mobil yang menutupi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) dengan lakban di Traffic light Pertanian Jakarta Selatan," demikian tulis @tmcpoldametrojaya dikutip Suara.com, Jumat (11/11/2022).
Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman menyebut tindakan yang dilakukan petugas dalam video sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Tentunya itu anggota sudah benar melakukan tindakan itu menghentikan, cek kendaraan untuk membuka itu," kata Latif kepada wartawan.
Pihak kepolisian diketahui tidak memberikan sanksi kepada pemobil nakal tersebut. Pemobil itu, kata Latif, hanya diminta untuk mencopot lakban hitam di bagian pelat nomornya.
"Untuk sementara belum menilang secara manual, jadi menindak bukan harus menilang. Kalau mereka istilahnya masih bisa diperingatkan untuk dilepas, ya dilepas," jelasnya.
Latif menjelaskan belum ada sanksi pidana yang dapat diterapkan kepada pemobil tersebut. Sehingga dalam kejadian itu pihak kepolisian hanya diperkenankan untuk meminta pemobil mencopot lakban hitam.
Baca Juga: Polisi Cekcok Mulut Todongkan Senpi ke Warga Bandar Lampung Viral, Ini Kata Polda
"Nggak, sanksi pidana tidak ada, itu kan pelanggaran. Jadi, setelah itu dihentikan, dicek surat-surat kendaraannya benar atau tidak. Kalau benar, suruh dilepas saja untuk diperingatkan. Jadi tidak ada masalah. Kalau suratnya tidak benar, langsung dibuat laporan polisi (LP)," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas