SuaraJakarta.id - Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Saufi Salamun, terluka akibat tekena lempar batu saat mengamankan aksi demonstrasi terkait penolakan terhadap Rancangan Undang-Undang Daerah Otonom Baru (RUU DOB) Papua.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menyebut peristiwa ini terjadi pagi tadi ketika anggotanya hendak menurunkan bendera bintang kejora.
"Diduga karena lempar batu saat kita ingin menurunkan satu buah bendera yang dibawa oleh mereka," kata Komarudin kepada wartawan, Kamis (1/12/2022).
Kekinian, kata Komarudin, pihaknya tengah menyelidiki identitas pelaku. Penyelidikan dilakukan dengan memeriksa beberapa video.
"Tentunya dia melakukan pelanggaran terhadap masalah demo yang tertib. Kalau nanti dia terbukti akan kita kenakan pasal penganiayaan," katanya.
Terkait kondisi AKBP Saufi, menurutnya telah mendapat perawatan. Dari hasil pemeriksaan diketahui terdapat dua luka di bagian kepalanya.
"Di bagian kepala ada dua luka," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ini Janji Tiga Pj Gubernur DOB Papua Setelah Dilantik Mendagri Tito Karnavian
-
Ungkap Alasan Jadikan Dua Pj Gubernur DOB Papua Baru, Tito Karnavian: Pengen Asli Orang Papua
-
Mendagri Tito Ungkap Alasan Jadikan Dua Pj Gubernur DOB Papua Eselon II Sebelum Dilantik
-
Lantik Tiga Pj Gubernur DOB Papua, Mendagri Tito Minta Fokus Soal Stabilitas Politik Pemerintahan
-
Dilantik Mendagri Tito, Ini Janji Tiga Pj Gubernur DOB Papua
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas