SuaraJakarta.id - Pusat perbelanjaan Grand Indonesia (GI) di Jakarta Pusat meningkatkan pengamanan setelah terjadi ledakan bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar, Bandung, Jawa Barat.
"Kami melakukan penebalan dengan menambah jumlah petugas jaga dan memperbanyak frekuensi patroli," kata General Manager Pemasaran, Komunikasi dan Operasi GI, Kantoro Permadi di Jakarta, Rabu (7/12/2022).
Pihaknya meningkatkan patroli petugas dari biasanya satu jam menjadi tiap 30 menit. Untuk alasan keamanan, pihaknya tidak menyampaikan jumlah petugas yang dikerahkan di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Jakarta itu.
Meski begitu, lanjut dia, pengamanan dilakukan seperti biasa agar tidak menimbulkan kesan panik berlebihan. Pengamanan rutin di pusat perbelanjaan itu diperketat, yakni setiap pengunjung menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan dilakukan mulai dari ketika memasuki kawasan tempat parkir. Pengendara roda dua wajib diperiksa tas atau barang bawaan dan bagian bagasi motor.
Pemeriksaan juga dilakukan untuk kendaraan roda empat yang memasuki pusat perbelanjaan di Jakarta Pusat itu. Pemeriksaan rutin juga dilakukan ketika pengunjung memasuki lobi baik di mal sebelah barat dan timur.
Barang bawaan wajib melewati mesin pemindai atau X-ray dan melakukan pemindaian di aplikasi PeduliLindungi.
Mal yang berada di jantung Ibu Kota itu hingga November 2022 sudah dikunjungi sekitar 16 juta orang atau naik 40 persen dibandingkan tahun 2021.
Meski mulai membaik, jika dibandingkan sebelum pandemi COVID-19 atau pada 2019 jumlah pengunjung mencapai hingga 24 juta orang.
Baca Juga: Mengecek Harga Motor Suzuki Shogun, Yang Digunakan Teroris Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar
Sebelumnya, ledakan bom bunuh diri terjadi di Kepolisian Sektor Astanaanyar, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu pagi.
Polda Jawa Barat mengungkapkan ada sebelas orang mengalami luka, yakni sebanyak sepuluh orang merupakan anggota polisi dan satu orang warga sipil yang sedang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Sedangkan pelaku bom bunuh diri dipastikan tewas di lokasi. Kepolisian di Jakarta pun melakukan pengetatan keamanan di setiap kantor atau markas Kepolisian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event