SuaraJakarta.id - Pemerintah Jakarta ingin meningkatkan sinergi dengan pengurus Masjid Istiqlal.
"Kami ke sini sowan (silaturahmi) ke bapak (Imam Besar Istiqlal). Tidak ada hal lain, kecuali kami ingin meningkatkan sinergi," ujar penjabat Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono, Selasa (8/12/2022).
Sinergi dilakukan untuk pembinaan dan menjaga kerukunan umat beragama serta pengembangan kesejahteraan umat beragama di Jakarta.
Bentuk kerjasama lainnya, pemerintah Jakarta akan memberikan dukungan berupa penambahan petugas kebersihan untuk membantu menjaga keasrian dan kebersihan lingkungan sekitar Masjid Istiqlal, seperti trotoar atau jalur pedestrian.
Pemerintah Jakarta juga akan bersinergi dan mendukung kegiatan pembangunan tambahan di Masjid Istiqlal.
"Nanti kami bantu, kan ada kegiatan tambahan pembangunan, mungkin perizinannya nanti prosesnya dipercepat. Kami juga akan koordinasi dengan menteri BUMN dan PUPR, nanti ada sedikit perbaikan di Monas dan bisa disinergikan dengan Istiqlal, apa-apa yang dibutuhkan, kami siapkan," kata Heru.
Dalam kunjungan ke Masjid Istiqlal tadi, Heru mengapresiasi Masjid Istiqlal yang menjadi pertama di dunia yang memperoleh penghargaan atau sertifikat final Excellence in Design for Greater Efficiencies dari International Finance Corporation sebagai green building.
Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar mengapresiasi keinginan pemerintah Jakarta untuk meningkatkan sinergi dengan pengurus Masjid Istiqlal.
"Mohon dukungan juga supaya Masjid Istiqlal bisa jadi (salah satu) ikon Jakarta. Kami siap mendukung program Pemprov DKI. Kami juga menggalang kerukunan lintas agama, aula di Istiqlal juga dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, kecuali kegiatan politik," kata Umar.
Baca Juga: Kembali Diaktifkan Heru Budi Hartono, Apa Tugas Deputi Gubernur DKI?
Berita Terkait
-
Momen Putri Victoria Saksikan Harmoni Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral
-
Nasaruddin Umar Tak Ikut Bursa Ketum PBNU, Pengamat: Momentum Jaga Independensi NU
-
Nasaruddin Umar Tak Jadi Calon Ketum PBNU, Pilih Fokus Jalankan Tugas sebagai Menag
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk