SuaraJakarta.id - Seorang bocah laki-laki berusia 2 tahun dilaporkan tewas usai tercebur ke selokan lalu hanyut di Jalan Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022). Peristiwa itu terjadi pada sore tadi.
Peristiwa itu dikabarkan oleh akun Instagram @infojaksel.id. Dalam video yang diunggah, terlihat beberapa warga tengah berupaya menyelamatkan anak tersebut.
Terlihat pula, anak tersebut sudah dalam kondisi tergeletak lemas. Dalam narasi unggahan tersebut, anak itu terpeleset saat hendak mandi hujan dan seketika tercebur ke selokan.
"Seorang anak kecil kepeleset saat mandi hujan sore tadi. Masuk got dan hanyut," tulis akun @infojaksel.id sebagaimana dikutip Suara.com, Jumat malam.
Disebutkan pula, anak tersebut sempat dilarikan ke puskesmas terdekat. Namun, nyawa sang bocah tidak dapat tertolong.
"Sempat dibawa ke puskesmas tapi sudah tidak tertolong."
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Metro Setiabudi, AKP Suparmin membenarkan adanya insiden tersebut. Adapun anak yang tewas itu berinisial MDR.
Kejadian bermula saat MDR dan kakaknya BA (9) sedang bermain di dekat selokan saat hujan deras mengguyur lokasi sore tadi. Tiba-tiba, korban hendak mengambil mainannya yang jatuh ke selokan.
"Iya (benar ada kejadian). Jadi main-main tadi, anak kecil main sama kakaknya. Terus mainannya jatuh, mungkin dia coba ngambil. Air di got kan lagi kenceng tuh, kecemplung, kepleset dia," kata Suparmin.
Baca Juga: Tragedi 80 Makam Tersapu Banjir di Banyuwangi, Tangis Ahli Waris Pecah
Suparmin mengatakan, korban seketika terpeleset dan tercebur ke selokan. Bahkan korban sempat hanyut di selokan yang kondisinya tertutup tersebut.
"Kepleset, hanyut, mau naik lagi gak bisa kan, ke bawahnya kan ditutup itu, got yg ditutup itu loh. Makanya pas itu kakaknya pulang, lapor mamanya terus dicari. Dibukain lah tutup got baru ketemu," jelas dia.
Suparmin menambahkan, korban sempat dibawa ke Puskesmas Menteng Atas. Ketika tiba di sana, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.
"Kayaknya (meninggal) di perjalanan deh, karena pas sampai puskesmas begitu dicek sama dokter sudah meninggal," tutupnya.
Berita Terkait
-
Kondisi Terlentang di Dekat Rumah Neneknya, Begini Kronologi Penemuan Mayat Balita Korban Banjir di Tebet
-
Hanyut saat Dievakuasi, Mayat Balita Korban Banjir di Tebet Ditemukan Subuh saat Listrik Menyala
-
Polisi Sebut Basarnas Masih Lakukan Pencarian Terhadap Hanyutnya Seorang Bocah saat Banjir di Tebet
-
Kamari Mandi Hujan Bareng Nenek, Ternyata Ini 5 Manfaatnya untuk Anak-anak
-
Dokter Sarankan Anak Mandi Hujan Buat Latih Imunitas Tubuh: seperti Vaksin!
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga