SuaraJakarta.id - Puluhan orang tua murid melakukan aksi protes jelang pengosongan Sekolah Dasar Pondok Cina 1, Depok, pada Minggu (11/12/2022) dan menuntut pemerintah kota menyiapkan ruang kelas baru agar jam masuk sekolah para siswa tidak terganggu.
Kuasa hukum orang tua siswa SDN Pondok Cina 1, Francine Widjojo, mengatakan protes yang dilakukan oleh orang tua siswa terkait pemindahan sekolah SDN Pondok Cina 1 ke SDN Pondok Cina 3 dilatari perubahan jam belajar para siswa menjadi siang hari, yang akan berakibat pada berkurangnya waktu belajar.
Francine menuturkan bahwa jika dipindahkan ke SDN Pondok Cina 5, kegiatan belajar para siswa akan dilangsungkan pada pukul 14.00 hingga 17.00. Sebelumnya, mereka bersekolah dari jam 07.00 hingga setengah 13.30 siang. Usai jam sekolah selesai, siswa juga masih bisa mengikuti kegiatan ekstrakulikuler.
"Jadi, waktu pendidikan yang terpangkas jadi lebih banyak," katanya saat dikonfirmasi, Senin (12/12/2022).
Francine justru mempertanyakan langkah pemerintah Depok yang terkesan terburu-buru dalam pengosongan bangunan ini. Seharusnya, Pemkot Depok mempersiapkan kelas terlebih dahulu untuk anak-anak yang akan direlokasi.
"Sebetulnya, orang tua murid tidak keberatan untuk dipindah. Tetapi, tolong disiapkan dulu tempat relokasinya supaya ruang kelas mencukupi, karena kalau mereka dibagi jadi kelas siang di sana, berati ada indikasi ruang kelas tidak mencukupi," jelasnya.
Menurutnya, jika Pemkot Depok memprioritaskan pengosongan terlebih dahulu ketimbang ruang kelas yang bakal menampung para siswa, hal itu keliru.
Orang tua siswa bersedia untuk direlokasi jika sarana dan prasarana untuk belajar mengajar sudah benar-benar siap.
"Iya, tolong, dong, jangan prioritaskan pengosongan dulu, tetapi ruang kelas diprioritaskan dulu dengan baik terutama di Pocin 5 yang menjadi penggabungan," tutupnya.
Berita Terkait
-
Batal Lakukan Pemusnahan, Pemkot Depok Akhirnya Sepakat Berdialog dengan Wali Murid SDN Pocin 1
-
Satpol PP Depok Ngotot Musnahkan Gedung SD Pocin 1, Wali Murid Masih Kompak Menghadang
-
Geram SDN Pondok Cina 1 Bakal Digusur, Netizen Tanya Ridwan Kamil: Ini di Daerah Anda atau Wakanda?
-
Beredar Surat Penggusuran SDN Pocin 1, Warganet Miris Lihat Anak-Anak Harus Menginap Demi Pertahankan Sekolah
-
Beredar Surat Perintah Pemusnahan Gedung SDN Pondok Cina 1, Warganet: Zalim Banget
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit