SuaraJakarta.id - Polres Metropolitan Bekasi, Jawa Barat mengerahkan sebanyak 2.500 personel gabungan untuk mengamankan total 144 titik gereja yang menggelar rangkaian Hari Raya Natal 2022 di wilayah hukum Kabupaten Bekasi.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan, ribuan personel gabungan itu terdiri atas unsur kepolisian, TNI, perangkat daerah terkait, hingga kelompok masyarakat sektor keamanan dan keagamaan.
"Hari ini saya bersama Pak Bupati dan unsur forkopimda melakukan pengecekan ke sejumlah titik gereja untuk memastikan rangkaian kegiatan Natal berjalan kondusif," katanya di Gereja Paroki Ibu Teresa Cikarang, Sabtu (24/12/2022).
Pihaknya juga meminta bantuan pengamanan 30 personel Bawah Kendali Operasi (BKO) kepolisian dari Mapolda Metro Jaya serta tim penjinak bom yang disebar di titik gereja dengan skala pengamanan prioritas.
"Termasuk di titik ini mengingat jumlah jemaatnya yang mencapai 12.000 orang lebih," katanya.
Gidion menjelaskan skema pengamanan ini merupakan bagian dari standar operasional prosedur kepolisian dalam upaya sterilisasi rumah ibadah pada penyelenggaraan rangkaian ibadah Natal 2022.
Polres Metro Bekasi juga telah menyiagakan 1.300 personel gabungan terdiri atas kepolisian, TNI, Satpol PP, Dishub, Damkar, dan elemen masyarakat untuk mengamankan wilayah pada periode musim libur Natal 2022 hingga Tahun Baru 2023.
Personel gabungan pengamanan ini diprioritaskan mengantisipasi potensi gangguan terorisme sebagai tindak lanjut atas kejadian bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar beberapa waktu lalu.
Gereja dan tempat ibadah di Kabupaten Bekasi yang berlokasi di dekat jalan utama dipastikan akan dijaga ketat oleh tim gabungan.
Baca Juga: Dua Tahun Vakum, GPIB Immanuel Kembali Gelar Ibadah Misa Malam Natal
"Kriteria ancaman tertinggi adalah potensi terorisme, maka kami lakukan pengamanan di gereja dan tempat ibadah yang letaknya di jalan raya dengan akses terbuka," ucapnya.
Tim gabungan dengan kode sandi Operasi Lilin Jaya 2022 ini bertugas sejak tanggal 23 Desember 2022 sampai dengan 2 Januari 2023. Potensi peningkatan arus lalu lintas juga menjadi fokus perhatian kepolisian.
Gidion menyatakan ada 10 titik posko pengamanan Natal dan Tahun Baru di wilayah hukum Kabupaten Bekasi antara lain Ruas Tol Jakarta-Cikampek pada area rehat Kilometer (KM) 19 arah Cikampek, KM 19 arah Jakarta, KM 33 dan area rehat KM 39.
Kemudian di Jalan Pantura di titik Pasar Tambun, Pasar Induk Cibitung, Terminal Kalijaya, SGC, Kedungwaringin (perbatasan Kabupaten Bekasi dengan Karawang), dan Kalimalang lampu merah Kota Legenda. [Antara]
Berita Terkait
-
Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu
-
Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan
-
Kemenangan Pengepul Sampah di Pilkades Bekasi Disorot Media Asing: Duit Tak Berpengaruh
-
Fenomena 'No Viral, No Justice' dalam Kasus Rumah Ibadah: Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang, Negara Dinilai Sengaja Pelihara Konflik
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas