Erick Tanjung | Muhammad Yasir
Minggu, 01 Januari 2023 | 01:05 WIB
Ilustrasi kasus pembunuhan. (Antara)

SuaraJakarta.id - Polisi menyebut M. Ecky Listiyanto (34) pelaku pembunuhan disertai mutilasi terhadap wanita di sebuah kontrakan daerah Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat diduga memotong bagian tubuh korban dengan menggunakan gergaji listrik.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengungkap dugaan tersebut berdasar hasil penyelidikan yang dilakukan penyidik Subdit Resmob dan kedokteran forensik.

"Ternyata benar dari kedokteran forensik awal ternyata kita lihat tulangnya bergerigi. Informasinya, hasil penyelidikan kita dipotong menggunakan gergaji listrik," kata Hengki di Polda Metro Jaya, Sabtu (31/12/2022).

Kendati begitu menurut Hengki penyidik masih mendalami di mana proses pemotongan tubuh korban ini dilakukan oleh Ecky. Sebab warga sekitar kontrakan mengklaim tidak mendengar adanya suara gergaji listrik.

"Nah ini menjadi pertanyaan kita lagi, kenapa kok tetangga-tetangga tidak ada yang dengar dan sebagainya," katanya.

Terkait identitas korban, lanjut Hengki, masih didalami secara scientific crime investigation.

"Kita tidak boleh terpaku dengan pengakuan terduga pelaku bahwa ini itu dan sebagainya. Kita harus benar-benar berdasarkan alat bukti. Sehingga nanti kita bisa tentukan apa motifnya, siapa tersangka, kemudian siapa korbannya. Apakah hanya ini korbannya dan sebagainya kita masih pendalaman sampai sekarang," ujarnya.

Ditangkap Bersama Wanita

Sebelumnya Hengki menyebut Ecky terduga pelaku dalam kasus ini sempat berupaya melarikan diri bersama seorang wanita.

Baca Juga: Siapa Ecky Listiyanto, Terduga Pelaku Mutilasi Wanita di Bekasi? Sempat Dicari Istri karena Hilang

Hengki menjelaskan kasus ini terungkap berawal atas adanya laporan dari istri Ecky yang menyebut suaminya hilang pada Kamis (29/12).

Menindaklanjuti laporan tersebut, keesokan harinya Jumat (30/12) Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan hingga mendatangi sebuah kontrakan di Desa Lambangsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang diduga tempat Ecky bermukim.

Namun saat itu Ecky tidak berada di lokasi. Anggota justru dikejutkan dengan penemuan dua boks kontainer berisi potongan jenzah yang diduga berjenis kelamin wanita.

"Jadi pada saat kita geledah nggak ada itu terduga pelakunya (Ecky) tapi pada saat kita keluar kita temukan di dalam ada jenazah. Tim keluar dari kost-kostan ada mobil yang datang tapi kabur langsung kita kejar," tutur Hengki.

Selanjutnya, kata Hengki, saat anggota hendak meninggalkan lokasi ada sebuah mobil yang datang dan langsung melarikan diri. Karena curiga anggota kemudian melakukan pengejaran hingga berhasil menangkap Ecky bersama seorang wanita.

"Kita kejar akhirnya didapati beberapa orang termasuk terduga pelaku (Ecky), ada wanitanya juga," ungkapnya.

Load More