SuaraJakarta.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah menemukan truk sedot WC pembuang tinja sembarangan di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Pelaku kini sudah diberikan sanksi berupa denda.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan, awalnya DLH DKI menerima laporan soal pembuangan tinja sembarangan ini lewat media sosial instagram pada Senin (9/1). Keesokan harinya pihaknya mulai melakukan penelusuran lokasi pelaku.
"Pada hari ini Selasa, 10 Januari 2023 Bidang PPH berkoordinasi dengan Satpel LH Kecamatan Tebet terkait truk tinja tersebut," kata Yogi kepada wartawan, Selasa (10/1/2023).
Setelah itu, Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) melakukan verifikasi lapangan ke lokasi pool truk tinja di sekitar wilayah Jakarta Selatan.
Baca Juga: 5 Coffee Shop Hidden Gem Jakarta Pusat Wajib Dikunjungi, Cocok Buat WFH atau Nongkrong
"Truk tinja tersebut ditemukan di sekitar Jalan Tebet Raya," ucapnya.
Usai ditemukan, DLH DKI Jakarta melalui Bidang PPH dan PPNS melakukan pemeriksaan dan pembuatan Berita Acara terhadap pengemudi truk tinja tersebut yang berinisial D.
"Pengemudi tersebut diberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku yaitu denda administratif berupa uang paksa sebesar Rp5 juta," tuturnya.
Truk Sedot WC Terciduk Buang Tinja
Sebelumnya, beredar di media sosial dugaan terjadinya pembuangan tinja sembarangan yang dilakukan truk sedot WC di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat. Pelaku pun kini sedang diburu oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
Baca Juga: Truk Sedot WC Buang Tinja di Dukuh Atas, DLH DKI: Pelaku Sedang Diburu
Dalam video yang tersebar melalui akun instagram @jakarta.terkini, diketahui perekam mengaku memergoki truk tinja bernomor polisi B 9458 SO membuang limbah sembarangan. Ia menyebut sopir langsung kabur setelah aksinya ketahuan.
"Sebuah mobil tinja kepergok warganet diduga membuang tinja di gorong-gorong drainase yang berlokasi di halte Dukuh Atas," demikian bunyi keterangan video akun itu, dikutip Senin (9/1).
Menanggapi hal ini, Kepala Seksi Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan pihaknya sudah menerima laporan kejadian ini. Dinas LH DKI juga sudah mengirim PPNS untuk mencari pelaku.
"Sedang kami buru. Besok juga ketangkep. Sudah ketahuan punya siapanya," ujar Yogi saat dikonfirmasi.
Apabila sudah tertangkap, pelaku akan dimintai keterangan alasannya membuang limbah sembarangan. Setelah itu baru ditentukan sanksi yang akan diberikan.
"Bisa jadi izinnya kita cabut. Cuman tergantung PPNS-nya ya. nanti diliat djlu duduk perkaranya. Tapi nggak akan lama lah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gerebek Markas Geng Tawuran di Kemayoran, Polisi Sita Celurit hingga Stick Golf
-
Hasto Jadi Tersangka, Febri Diansyah Diperiksa KPK! Ada Apa dengan Kasus Harun Masiku?
-
21 Remaja Diciduk Polisi di Jakarta Pusat saat Konvoi, Petasan Hingga Bendera Kelompok Disita
-
Hasto di Sidang Tipikor: Simpatisan Beri Dukungan, Muncul Sekelompok Orang Berompi KPK, Ada Apa?
-
Hari Ini, Giliran Kubu Hasto Kristiyanto Bacakan Eksepsi Atas Dakwaan di Kasus Harun Masiku
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga