SuaraJakarta.id - Sebanyak 50 rumah warga di Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, terendam banjir akibat luapan Kali Ciliwung pada Jumat (24/2/2023).
Ketinggian banjir bervariasi. Mulai dari ketinggian 20 centimeter hingga 1,5 meter.
Lurah Cawang Didik Diarjo mengatakan ada 50 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir luapan Kali Ciliwung akibat hujan sejak Kamis malam hingga Jumat siang tadi.
"Banjir paling tinggi terjadi di Jalan Taman Harapan RT 04/RW 03 dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter," ujarnya.
Baca Juga: Jakarta Kebanjiran, 55 RT dan 8 Ruas Jalan Terendam, 26 Warga Mengungsi
Selain RT 04, kata dia, di RW 03 terdapat dua RT lain yang terkena banjir, yakni RT 02 dan RT 015 dengan ketinggian air masing-masing mencapai 1,2 meter.
Selain itu, luapan Kali Ciliwung juga menyebabkan permukiman warga RT 09 dan RT 011/RW 05 terendam banjir hingga 1,2 meter.
Sementara di RW 08, terdapat dua RT yang terdampak banjir, yakni RT 06 dengan ketinggian air mencapai 20 centimeter dan RT 08 dengan ketinggian air mencapai 60 centimeter.
Didik menuturkan, rumah warga yang terkena banjir kebanyakan berada di bantaran Kali Ciliwung.
Dia menambahkan meski terkena banjir warga saat ini lebih memilih untuk bertahan di rumahnya masing-masing.
Baca Juga: Jalurnya Tergenang Air, Transjakarta Tutup dan Ubah Tujuh Rute Mikrotrans Ini
"Tidak ada warga yang minta dievakuasi," tuturnya.
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), tambah Didik, tak bisa berbuat banyak untuk menangani banjir tersebut, lantaran mesin pompa tidak bisa digunakan.
"Tidak bisa pakai pompa karena pembuangan airnya ke Kali Ciliwung yang saat ini masih meluap. Belum memungkinkan karena genangan masih lebih tinggi dari kalinya," ujarnya seraya berharap air bisa berangsur surut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI mendata Kali Ciliwung meluap menyebabkan banjir dengan ketinggian hingga 1,2 meter di dua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Cawang, Jakarta Timur, serta 19 RT lain dengan ketinggian bervariasi di bawahnya.
"Total ada 21 RT tergenang," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Isnawa Adji di Jakarta, Jumat.
Banjir Jakarta hari ini juga diakibatkan luapan sungai ditambah intensitas hujan yang tinggi.
Berita Terkait
-
Tornado Dahsyat Landa AS: 7 Tewas, 55 Juta Terancam! Banjir Bandang Mengintai
-
Pramono Anung Akan Resmikan Rusun di Jagakarsa bagi Warga Terdampak Pembebasan Lahan Kali Ciliwung
-
Ditanya Banjir Sampai Sampah saat Halalbihalal ke Megawati, Pramono: Alhamdulillah Bisa Kita Jawab
-
Giant Sea Wall: Solusi Banjir Rob Jakarta atau Proyek Ambisius Tanpa Dana Jelas?
-
Fantastis! Total Kerugian Akibat Banjir Jabodetabek Ternyata Tembus Rp1,7 Triliun
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
-
Klasemen Terbaru: Timnas Indonesia U-17 Selangkah Lagi Lolos Piala Dunia U-17
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga