SuaraJakarta.id - Pelarian ASM (22), begal sadis yang menyebabkan korbannya bernama Herna meninggal dunia, berakhir sudah. Polisi berhasil menangkapnya setelah tiga tahun buron.
"Kita tangkap kemarin di kawasan Jakarta. Dia sudah berstatus DPO dan melarikan diri selama tiga tahun," kata Kapolsek Tambora Kompol Putra Pratama, Kamis (2/3/2023).
Putra menjelaskan kronologi aksi ASM membegal hingga korban akhirnya tewas.
Saat itu, tersangka bersama seorang tersangka lain berinisial A melakukan aksi pembegalan di wilayah Tambora pada Kamis (25/6/2020).
Ketika itu ASM menghampiri warung tempat Herna bekerja dengan tujuan mengambil telepon genggam korban.
Saat dirampas, korban melakukan perlawanan. ASM dan A pun panik.
"ASM mengeluarkan sebilah celurit yang sudah disiapkan dari balik sweter untuk menganiaya korban sehingga mengalami luka di dada sebelah kiri," kata Putra.
Usai menganiaya korban, ASM dan A kabur menggunakan sepeda motor sambil membawa barang rampasan.
Herna yang mengalami luka senjata tajam di bagian dada kiri mengalami pendarahan cukup parah hingga akhirnya meninggal dunia.
Baca Juga: Keren! Aksi Emak-emak Bikin Komplotan Begal Gigit Jari, Warganet: IQ-nya Tinggi
Tersangka A sudah ditangkap polisi pada 2021 di kawasan Surabaya, Jawa Timur.
Kini, ASM sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Tambora guna kepentingan penyidikan.
Atas perbuatannya, ASM dijerat dengan Pasal 365 ayat (4) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.
Berita Terkait
-
Pura-pura Beli Motor Buat Istri, Pria di Tambora Gasak PCX Showroom Demi Foya-foya
-
Polisi Gulung Jaringan Sabu Tambora Jakarta Barat Beserta Pengedar
-
Potret Bangunan TK Negeri Tambora 01 yang Rusak Parah, Akhirnya Masuk Prioritas Revitalisasi 2027
-
Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis
-
Polisi Beberkan Kronologi Begal Taksi Online di Pamulang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD