SuaraJakarta.id - Tim DVI Polri berhasil mengidentifikasi satu bagian tubuh (body part) dan tiga jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara.
Dengan demikian, seluruh proses identifikasi jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang telah rampung.
Kepala RS Polri Brigjen Hariyanto menyampaikan identitas tiga jenazah yang telah diidentifikasi oleh tim DVI, yaitu:
- Ali (67), laki-laki, kampung Tanah Merah Jalan Mandiri IV No 30 RT 11/RW 009 Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, teridentifikasi dari pemeriksaan DNA, media dan properti.
- Yuliana Handayani (21), perempuan, warga Kampung Bendungan Melayu RT 06 RW 01 Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA, medis, gigi dan properti.
- Ryandika (11), laki-laki, warga jalan Mandiri VI Kampung Tanah Merah RT 012 RW 009 Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA, gigi dan medis.
"Sehingga total yang sudah teridentifikasi hari ini pukul 16.00 WIB, ada 15 korban," kata Hariyanto di RS Polri, Jakarta Timur, Kamis (9/3/2023).
Sementara untuk bagian tubuh korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, dari hasil pemeriksaan teridentifikasi sebagai bagian jenazah Muhammad Suheri Irawan (32).
"Karena itu, bisa dipastikan bahwa bagian tubuh yang dibawa ke posko postmortem Tim DVI merupakan bagian dari jenazah Suheri, bukan bagian dari jenazah tersendiri korban kebakaran lain," katanya.
Karodokpol Pusdokkes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama menuturkan bagian tubuh Suheri teridentifikasi berdasar pencocokan data sampel DNA antemortem dengan postmortem.
"Potongan tubuh sudah dikembalikan kepada pihak keluarga. Tentu (diserahkan) dengan jenazah (Suheri). Tadi siang menurut informasi sudah dikembalikan kepada keluarga," kata Nyoman.
Berikut daftar nama 12 jenazah korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang telah lebih dulu teridentifikasi.
Baca Juga: Anaknya Tewas saat Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Sang Ibu Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah
- Fahrul Hidayatullah (28)
- Moh. Bukhori (41)
- Iriana (61)
- Sumiati (71)
- Rafasya Zayid Athallah (4)
- Trish Rhea Aprilita (12)
- Suheri (32)
- Hadi (32)
- Iqbal (9)
- Hanifah (50)
- Hardito (20)
- Dayu Nurmawati (39)
Proses identifikasi jenazah kebakaran Depo Pertamina Plumpang yang dilakukan Tim DVI sejak Sabtu (4/3) kini telah dinyatakan rampung.
Tag
Berita Terkait
-
Perdagangan Kayu Ilegal Masih Marak, Bisakah Sains Forensik Jadi Solusi?
-
Tragedi Ponpes Al Khoziny: Identifikasi Korban Terus Berlanjut, 53 Jenazah Teridentifikasi!
-
50 Mayat Teridentifikasi, 5 Potongan Tubuh Korban Ponpes Al Khoziny jadi 'PR' Besar DVI Polri
-
Tragis! 48 Santri Teridentifikasi Usai Ponpes di Sidoarjo Ambruk, 19 Jenazah Belum Dikenali
-
Labfor Polri Turun Tangan, 14 Sampel DNA Korban Ponpes Al Khoziny Dibawa ke Jakarta buat Diteliti
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald