SuaraJakarta.id - Polisi meringkus dua pelaku aksi pemerasan berkedok sebagai polisi gadungan. Dua sekawan ini berinisial SO (67) dan SN (29).
Kapolsek Metro Taman Sari Kompol Adhi Wananda mengatakan, dalam aksi kedua polisi gadungan ini menyasar anak-anak yang masih di bawah umur.
"SO (67) dan SN (29) kerap melakukan aksi serupa dengan menakuti korbannya dan mengaku sebagai polisi. Kemudian mengambil barang milik korban," kata Adhi, saat dikonfirmasi Kamis (4/5/2023).
Dua sekawan ini, lanjut Adhi, biasanya kerab beraksi di wilayah Kota Tua. Mereka memanfaatkan momen saat ramai pengunjung di kawasan tersebut.
"Pelaku sudah beraksi tujuh kali di sekitar kawasan kota tua taman fatahilah Jakarta Barat," ucap Adhi.
Dalam modusnya, kedua polisi gadungan ini menggunakan modus lama. Yakni menakut-nakuti korban dengan menyebut jika korban merupakan pelaky pencurian terhadap adik pelaku.
Pelaku juga mengancam dengan menggunakan garpu dan menakuti korban jika mencoba kabur akan ditembak olehnya.
"Karena merasa takut, korban terpaksa menuruti kemauan pelaku yang memaksa untuk jalan menemui adiknya pelaku," katanya.
Ketika di tengah perjalanan, petugas curiga dengan gerak gerik kedua pelaku. Hingga akhirnya petugas kemudian menyetop laju pelaku dan korban.
Setelah diinterograsi, ternyata pelaku baru saja hendak ingin melakukan pemerasan dan penipuan terhadap korban.
Dari tangan kedua pelaku petugas menyita barang bukti berupa satu buah jaket bermotif loreng, satu buah HT dan tas pinggang.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam dikenakan Pasal 335 ayat 1 KUHP dan pasal 80 jo 76 c UU no 35 tahun 2014 undang undang no 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
Berita Terkait
-
Berencana Beli Motor dari Facebook dengan COD, F Malah Dituduh Penadah Ranmor oleh Polisi Gadungan di Kembangan
-
Modus Haerul 5 Tahun Jadi Polisi Gadungan: Tipu Istri Hingga Anggota Polsek Tamalate, Pergi Malam Ikut Penggerebekan
-
Kacau! Haerul 5 Tahun Nyamar Jadi Anggota Brimob, Satu Polsek Ketipu Ternyata Sering Didatangi Polisi Gadungan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Upacara Kemerdekaan di Tapal Batas, Serasan Jadi Pintu Ekonomi Indonesia
-
Tak Perlu Pusing Budget, Ini Solusi Paket Rapat di Jakarta Pusat yang Bisa Sesuaikan Anggaran
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan