SuaraJakarta.id - Setelah sukses menggelar kolaborasi literasi antara Jakarta Futures Exchange (JFX) dengan DCFX yang diadakan di Greyhound Jakarta kemarin. Program Tur bulan juli yang diadakan di Medan pada tanggal 7 Juli 2023 di Hotel Adimulya kemarin mengundang antusias para trader dan kemudian bulan ini akan berlanjut di Pekanbaru pada tanggal 28 dalam dalam mengedukasi pemahaman masyarakat terhadap industri perdagangan berjangka komoditi (PBK).
Tur Kolaborasi ini dihadiri oleh Paulus Lumintang selaku direktur utama JFX, yang akan memberikan penjelasan tentang pemahaman dan regulasi perdagangan berjangka komoditi. Selain itu, Paolo Liszmann, selaku Head of Analisis DCFX, juga akan memberikan penjelasan tentang Analisis Trading emas dan analisa dalam trading. Ini pasti akan membantu para trader belajar bagaimana melakukan transaksi dalam trading.
DCFX merupakan perusahaan pialang berjangka yang terus berupaya untuk meningkatkan layanan perdagangan berjangka yang inovatif dan dapat memberikan kemudahan dalam penggunaannya. Serta DCFX sudah teregulasi, diawasi oleh BAPPEBTI dan merupakan anggota JFX, ASPEBTINDO serta KBI.
Jakarta Futures Exchange (JFX) adalah Bursa Berjangka pertama di Indonesia yang terus berkomitmen dalam memberikan solusi dan pelayanan terbaik bagi industri perdagangan berjangka komoditi. Selain Itu, JFX konsisten melakukan inovasi, pengembangan produk, peningkatan kapasitas serta kompetensi seluruh fungsi dan lini organisasi, serta penyediaan infrastruktur perdagangan komoditi.
Literasi antara JFX dan DCFX adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang fungsi dan peran perdagangan berjangka komoditi. Perdagangan berjangka komoditi berfungsi sebagai sumber pembelajaran trading bagi para trader, mengajarkan mereka bagaimana cara bertransaksi trading yang baik dan benar dan juga aman.
Tag
Berita Terkait
-
Dirut Pertamina: MotoGP Mandalika 2023 Dorong Geliat Perekonomian Daerah dan Nasional
-
Kehadiran Agrowisata Strawberry Mampu Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Jorong Kayu Jao
-
S&P Pertahankan Rating Kredit RI, Tanda Perekonomian Kuat?
-
Wujudkan Iklim Investasi dan Daya Saing Perekonomian yang Lebih Baik, Pelabuhan Lembar NTB Resmi Implementasikan NLE
-
Dorong Pertumbuhan Perekonomian Daerah, Gubernur Khofifah Resmikan Dermaga Pelabuhan Dungkek dan Gili Iyang Sumenep
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden