SuaraJakarta.id - Tim SAR gabungan menemukan jasad bocah bernama Muhammad Rizki (12) warga Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, yang hanyut dan tenggelam di aliran Kali Ciliwung, Kramat Jati, Jakarta Timur, dalam kondisi meninggal dunia, Rabu siang.
"Korban berhasil kami temukan sekitar pukul 13.00 WIB sejauh 350 meter dari lokasi korban jatuh," kata Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Gulkarmat Gatot Sulaeman, Rabu (2/8/2023).
Petugas gabungan, kata dia, langsung mengevakuasi jasad korban dengan menggunakan perahu karet.
Jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimandikan. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) yang tak jauh dari rumah duka.
Korban masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama (SMP) tersebut hanyut di aliran Kali Ciliwung, Jalan Rawa Elok, Kelurahan Balekambang, Kecamatan Kramat Jati, pada Selasa (1/8) sekitar pukul 17.17 WIB.
Kepala Sektor Damkar Kramat Jati, Muncul mengatakan korban diduga hanyut akibat terjatuh ketika buang air di tepi aliran Kali Ciliwung bersama seorang anak lainnya.
"Informasinya sedang bermain di rumah teman untuk belajar bersama. Pada saat itu mereka ingin buang air, dan saat membersihkan terjatuh," kata Muncul.
Sejak Selasa malam petugas Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Basarnas, BPBD DKI telah mencari korban dengan menyisir Kali Ciliwung.
Pencarian korban dilakukan dengan menyisir aliran Kali Ciliwung dari titik lokasi korban hanyut hingga radius sepanjang dua kilometer ke wilayah Kelurahan Cawang.
Secara bergantian petugas gabungan menyelam hingga ke dasar kali Ciliwung serta menyisir titik di sepanjang kali yang memungkinkan korban tersangkut menggunakan perahu karet.
"Untuk Kali Ciliwung lokasi korban ini agak dalam, kurang lebih lima meter. Memang kalau dilihat dari permukaan air ini alirannya tenang, normal. Tapi di bawah arusnya deras," tuturnya.
Berita Terkait
-
Api Berkobar Saat Warga Terlelap, Lima Rumah di Pisangan Baru Ludes
-
Keceriaan HUT RI di Balik Jeruji Lapas Cipinang: Lomba Makan Kerupuk hingga Tahan Tawa
-
Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan
-
Sidang dr Tifa Dimulai dari Nol! Jaksa Limpahkan Lagi Kasus Ijazah Palsu Jokowi ke PN Jaktim
-
Todong Warga Pakai Pistol Korek Api, Pencuri Dolar di Cipayung Babak Belur Diamuk Massa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir