SuaraJakarta.id - Bagi kamu yang ingin menikmati pengalaman minum kopi berkualitas tinggi dan kolaborasi tanpa batas dalam suasana Urban Oasis, kamu bisa mengunjungi Titik Temu Cafe SCBD yang menghadirkan perpaduan antara tempat berkumpul, cita rasa kopi berkualitas, dan inovasi kreatif yang mengusung konsep Urban Oasis di tengah hiruk pikuk kompleks perkantoran elite Jakarta.
Branding & Marketing Director Titik Temu, Gito Sabata menjelaskan konsep dasar Titik Temu Café yaitu sebagai wadah untuk tempat berkumpul, menyapa, dan melakukan aksi kebaikan bersama-sama.
"Kolaborasi adalah DNA kami, dan Titik Temu Café SCBD adalah contoh terbaru dan terbesar dari filosofi ini. Kami menjalin kerjasama yang kokoh dengan Pelant Nursery dan juga melakukan kerjasama dalam penyajian produk atau merchandise dengan Mote Mote, sebuah brand apparel yang dikenal dengan ornamen manik manik di setiap produknya," ucapnya.
Ia menuturkan, Titik Temu Café bukan hanya sekadar tempat, tetapi sebuah rumah bagi komunitas. Terinspirasi oleh kesuksesan outlet pertama di Seminyak, Bali, pihaknya menciptakan konsep Urban Oasis yang memikat hati. "Setiap ruang di gedung ini dirancang dengan penuh perhatian, menciptakan suasana yang mengundang dan nyaman bagi semua orang," ujar Gito.
Hadirnya Titik Temu menurut Gito bermula dari kopi dan sajian berkualitas tinggi, yang menjadi fondasi dari kualitas istimewa yang disajikan dan Titik Temu Café SCBD mempersembahkan menu dengan konsep "Underpromise but Overdelivery", dalam setiap hidangan, mengejutkan lidah dengan cita rasa yang tak terlupakan. Dari sarapan santai hingga makan malam mewah, menu pun dirancang untuk memenuhi berbagai selera dan kebutuhan.
"Komitmen kami di Titik Temu Café SCBD adalah memberikan pelayanan dan pengalaman terbaik bagi setiap pengunjung. Tujuan utama operasional kami adalah tidak pernah membiarkan pelanggan pergi dengan perasaan tidak puas. Oleh karena itu, kami terbuka untuk menerima kritik dan saran yang membangun guna terus berinovasi," terang Gito.
"Kami juga ingin mengenalkan Pelant Nursery, yang mendedikasikan diri untuk mewujudkan konsep Urban Oasis di tengah SCBD. Kami berkomitmen untuk menciptakan berbagai program keberlanjutan yang akan memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat sekitar," tambahnya.
Sebagai awal dari penciptaan program berkelanjutan berdampak positif, Pelant Nursery, Platform Architects dan Titik Temu Café SCBD akan berkolaborasi dengan seniman Jessica Soekidi. Karya-karya Jessica yang dinilai sangat berhubungan dengan semangat yang sama-sama ingin dibangun yakni tentang pertumbuhan; ruang, manusia, komunitas. Karya seni yang ditampilkan yaitu karya seni seri ‘Growing: The Unseen Process’, seri karya yang terinspirasi dari proses pertumbuhan sebuah benih atau biji tanaman.
Tidak hanya itu, Titik Temu Café SCBD juga akan menjadi tuan rumah berbagai workshop yang menarik di area belakang gedung, menjadikan tempat ini sebagai pusat pertemuan dan berbagi pengetahuan bagi komunitas. "Kami mengundang semua orang untuk datang dan merasakan kisah unik di balik pembukaan resmi Titik Temu Café SCBD. Jadikanlah .Temu sebagai titik pertemuanmu dengan kenikmatan dan kebaikan sejati," tutup Gito.
Baca Juga: Bikin Betah Melek, Ini Rekomendasi Cafe 24 Jam di Kota Solo
Berita Terkait
-
3 Reality Show Bertema Kuliner Korea, Ada yang Syuting di Negara Berbeda
-
10 Rekomendasi Cafe Aesthetic di Kota Malang, Maba Wajib Tahu
-
Metamorfosis Kuliner Pallubasa, Dulu Disebut Makanan Rakyat Jelata Kini Digemari Tamu Negara
-
Gelar Festival Kuliner, Yuk Buruan ke Mal Ini! Ada Sup Ikan Mak Beng, Bebek Sinjai dan Kuliner Legendaris Lainnya
-
5 Tempat Makan Populer di Batam, Morning Bakery Selalu Ramai Dikunjungi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Cek Fakta: DPR Tunda Pembahasan RUU Perampasan Aset hingga Tahun Depan, Ini Faktanya
-
Amalan Malam Nisfu Syaban yang Dianjurkan Ulama, Lengkap dengan Dalil dan Penjelasannya
-
Jangan Terlewat Malam Nisfu Syaban, Ini Doa-Doa yang Dianjurkan untuk Rezeki, Jodoh dan Kesehatan
-
Merlynn Park Hotel Jakarta Sajikan Iftar Mewah lewat "Treasure of Asian Taste"
-
Eksekusi Pengosongan Hotel Sultan Disoal, Putusan Dinilai Belum Berkekuatan Tetap