SuaraJakarta.id - Pemuda Kota Bekasi, yang bernama Imam Pesuwaryantoro, atau akrab disapa Imam Pesu berhasil meraih Penghargaan dan Apresiasi dari Metropolitan Toastmasters Club kategori The Best Table Topics, pada 22 Agustus 2023, dimana tema yang diangkat tentang Climate Change, yang berlokasi di @America, Pasific Places Mall, Jakarta Selatan.
Imam menyampaikan pada Climate Change Speech bahwa kondisi sampah dan polusi udara akhir-akhir ini dis ekitar Jabodetabek semakin diperparah dengan meningkatnya penggunaan transportasi pribadi dibandingkan menggunakan transportasi publik.
Tidak hanya itu, Imam sebagai warga Kota Bekasi, sangat amat menyayangkan kondisi TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di Bantar Gebang, yang tiap harinya sudah setara dengan volume sampah 16 lantai gedung, atau setara dengan 7.800 ton kapasitas sampah yang dibawa oleh truk sampah DLH DKI Jakarta ke TPA Bantar Gebang tiap harinya (Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, 2022)
Imam mengajak audiens Metropolitan Toastmasters Club yang hadir pada serangkaian acara Break Free : Word of the day - Liberate, dalam rangka HUT RI ke-78 untuk mulai melakukan pemilahan sampah di hulu, seperti memilah sampah organik dan memilah sampah anorganik pada level rumah tangga.
Proses pemilahan sampah yang dilakukan pada level rumah tangga, setidaknya mampu mengubah perubahan perilaku keluarga atau individu untuk bisa berperan aktif sebagai agen perubahan (changemakers), agar dapat meminimalir sampah residu yang masuk ke TPA Bantar Gebang, Bekasi.
Tidak hanya itu, pertemuan rutin public speaking berbahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Metropolitan Toastmasters Club (@mets.toastmasters) juga memberikan apresiasi kepada seluruh pemenang speech kepada Nikita Handoko (Favorite Prepared Speaker), Alfin Abrar (Favorite Evaluator) dan Imam Pesuwaryantoro (Favorite Table Topics Speaker)."
Imam berharap, Upskill berupa Public Speaking berbahasa Inggris seperti yang dilakukan oleh mets.toastmasters juga bisa hadir di area-area kumuh atau rural area seperti dikawasan TPA Bantar Gebang Kota Bekasi.
Harapannya agar masyarakat, khususnya pemuda-pemudi kota bekasi bisa belajar bahasa inggris secara langsung dengan basic skill mumpuni sesuai perkembangan zaman menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Juga: Cara Kampus UNJ Edukasi Siswa dan Warga Merawat Lingkungan hingga Ramah Ular
Berita Terkait
-
Dinas LH DKI Jakarta Beri Sanksi Denda hingga Rp 300 Ribu ke Warga yang Bakar Sampah
-
Pemprov DKI: Fenomena El Nino Persulit Upaya Penanganan Polusi Udara Jakarta
-
Cara Tukar Sampah Elektronik Jadi Diskon Belanja 10% di ACE Hardware
-
Penutupan TPST Piyungan sekadar Memindah Sampah, FMSS Desak Pemda Terapkan Konsep Desentralistik
-
UNS Bergejolak Lagi! Panitia Student Vaganza Ramai-ramai Mundur Usai Kegiatan Rekor MURI Dibatalkan Rektorat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Mas Dhito Komitmen untuk Membantu Petani Melalui Kerja Sama dengan Pertamina dan PLN
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB Expo 2026 Hadirkan Promo Kredit Kendaraan dengan Suku Bunga 1,80%
-
Mantri BRI Hadir di Wilayah 3T, Ini Dedikasi Eka Layani Warga Kabupaten Banggai Kepulauan
-
FIFGROUP Gaungkan 'Perempuan Berperan' di Car Free Day, Dorong Kesetaraan Gender dan Hidup Sehat
-
BRI Tegas Menolak Berbagai Bentuk Penyimpangan yang Merugikan Negara dan Masyarakat