Timnas Indonesia U-24 di ajang Asian Games (dok. pssi)
3. Pelanggaran Tak Perlu
Dalam kondisi kelelahan para pemain kurang fokus hingga berakhir membuat pelanggaran sendiri, hal itu terlihat di menit-menit akhir laga melawan Kirgistan.
Pelanggaran seperti ini tidak perlu dilakukan, selain karena tak memberi dampak signifikan juga cenderung merugikan.
Para pemain harus lebih berpikir dewasa, tampil lebih tenang baik ketika dalam penguasaan bola maupun mencari bola dari lawan.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia U-24 Wajib Waspada, Potensi Bertemu Raksasa Asia Masih Cukup Terbuka di 16 Besar Asian Games 2022
-
Sosok Ketua PSSI Erick Thohir di Mata Pelatih Timnas Shin Tae Yong
-
Indra Sjafri Soroti Kondisi Performa Timnas Indonesia Jelang Hadapi Taiwan Sore Ini
-
Shin Tae-yong Jadi Panutan Publik Negeri Jiran, Minta Pelatih Malaysia Tiru Jejaknya
-
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Taiwan di Asian Games 2022 Sore Ini
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Diduga Terserang Virus, Kemenhut Ungkap Penyebab Kematian Gajah Yuna di Aceh
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan