SuaraJakarta.id - PT Pos Indonesia (Persero) terus menorehkan berbagai prestasi berkat langkah transformasi yang dilakukan perseroan. Terbaru, Pos Indonesia menerima penghargaan dalam ajang Prominent Award 2023.
Pada ajang tersebut, Pos Indonesia dinobatkan sebagai kategori The Most Prominent State-Owned Company In Business Process Transformation. Penghargaan tersebut diterima Corporate Secretary Pos Indonesia, Tata Sugiarta, di Studio Grand Metro TV, Jakarta, pada Jumat, 22 September 2023.
"Alhamdulillah, kita meraih award ini. Keren sekali acaranya. Memang meraih penghargaan ini tidak mudah. Kami berjuang terutama dalam dua tahun terakhir, dengan hantaman covid-19 dan sebagainya, kita bisa survive. Terutama kami melakukan transformasi dengan menghasilkan net income terbesar selama berdirinya PT Pos Indonesia," ujar Tata.
"Jadi sekali lagi, terima kasih kepada Metro TV dan penyelenggara Prominent Award tahun ini. Kami tunggu Prominent Award tahun depan," tambahnya.
Pos Indonesia mendapatkan penghargaan tersebut lantaran transformasi yang dilakukan sehingga membuat bisnis perseroan terus berkembang. Pos Indonesia mencatatkan laba bersih terbesar sepanjang sejarah berdirinya, sebesar Rp650 miliar pada tahun buku 2022. Asetnya pun naik 15,1 persen menjadi Rp11,149 triliun dan EBITDA naik 12 persen dibandingkan tahun 2021.
"Transformasi yang dilakukan pertama adalah transformasi dilakukan dalam proses bisnis. Kuncinya digitalisasi. Dengan digitalisasi ini semua proses dilakukan secara digital, terukur, dan good governence. Semuanya menghasilkan hasil yang pertama meningkatkan kinerja keuangan dan juga tentu saja meningkatkan bisnisnya," kata Tata.
"Banyak transformasi yang dilakukan. Terutama yang paling banyak adalah di transformasi SDM dan human capital. Karena transformasi SDM dan human capital ini, Pos Indonesia memiliki kurang lebih 30 ribu head account di seluruh Indonesia," sambungnya.
Ke depan, inovasi-inovasi baru akan terus dilakukan oleh PT Pos Indonesia untuk dapat beradaptasi dengan pesatnya kemajuan teknologi dan perkembangan zaman.
Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tertua di Indonesia, PT Pos Indonesia sadar harus terus berinovasi untuk dapat bertahan dalam mengarungi era digital seperti yang terjadi saat ini. Pada tahun 2020, PT Pos Indonesia yang bergerak dalam layanan logistik ini, menerapkan tujuh transformasi usaha yaitu: business transformation, product and channel transformation, transformation process, technology transformation, human resource transformation, organization transformation, dan culture transformation.
Baca Juga: Top! BPJS Kesehatan Sabet Penghargaan 5 Star di Top GRC Awards 2023
Pos Indonesia yang pada tahun 2023 melakukan penyegaran dengan branding baru yaitu "Pos Ind Logistik Indonesia".
Berita Terkait
-
Ajang Internasional iF Design Award 2025 Anugerahkan Penghargaan untuk Desain Unik wondr by BNI
-
Film Totto-chan Raih Grand Prize di Ajang New York Children's Film Festival
-
Terdepan Dukung UMKM, BRI Raih Penghargaan Internasional Best SME Bank in Indonesia
-
Pelita Air Raih Strategi Pertumbuhan Perusahaan Terbaik dan Best CEO in Business Rejuvenation Award
-
IAS Raih Dua Penghargaan dalam Ajang Anugerah BUMN 2025
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga