SuaraJakarta.id - Belum lama ini, rekaman video ketika seorang oknum polisi nekat minta uang dari pengendara mobil menjadi viral di X. Aksinya ini terjadi saat razia jalur ganjil genap di salah satu daerah di Jakarta.
Rekaman video oknum polisi nekat minta uang dari pengendara mobil ini diunggah oleh akun @Heraloebss dan menjadi viral dalam waktu singkat.
"Kasih bang! Kasihan kalau Rp 100.000 gak cukup buat makan siang bareng komandan. Kalau cuma Rp 100.000, rokok 2 bungkus udah Rp 70.000. Sisa Rp 30.000 makan berdua cuma lauk telur plus teh tawar," tulis akun X tersebut.
Dalam video yang beredar, seorang pengendara mobil terkena tilang saat razia jalur ganjil genap berlangsung. Oknum polisi yang menghampirinya lalu meminta sejumlah uang agar pengendara tersebut tidak kena tilang.
Saat akan diberikan uang Rp 100.000 oleh pengendara mobil, oknum polisi tersebut langsung menolaknya. Dirinya justru lebih tertarik menerima uang Rp 150.000 untuk meloloskan pengendara tersebut.
"Cepet, jangan lama-lama. Rp 150.000, itu udah dikeluarin. Cepat, kalau gak mau, saya tahan aja sini SIM-nya udah," ujar oknum polisi dalam video.
Permintaan oknum polisi ini lalu ditolak mentah-mentah oleh pengendara mobil. Dirinya mengaku hanya bisa memberikan uang Rp 100.000 untuk polisi yang kemudian mengancam untuk menahan SIM miliknya ini.
Setelah video oknum polisi nekat minta uang dari pengendara mobil ini viral di X, berbagai reaksi diberikan oleh netizen. Sayangnya, tidak diketahui dengan pasti lokasi kejadian ini terjadi.
"Anggotamu keren pak @ListyoSigitP @DivHumas_Polri @PropamPMJ. Apakah akan ditindak yang model begini?" balas netizen.
"Kalau salah ya ngaku salah. Ambil/terima surat tilang. Razia ganjil genap kan? Kena razia berarti si mobil ada salah" komentar akun lainnya.
"Punten bapak Kapolri @ListyoSigitP yang terhormat, anak buah bapak berulah lagi" ungkap netizen.
Berita Terkait
-
Kisah Cinta Polisi Tunanetra dengan Sang Istri: Bermula Salah Sambung hingga Mendadak Buta di Pelaminan
-
Profil Aiptu US: Oknum Polisi di Bandung yang Disebut Minta Uang ke Korban Begal
-
Jauh dari Kemewahan, Intip Isi Rumah Polisi Tunanetra Aipda Rully Carerra
-
Mobil Dibawa Kabur, Caren Delano Berharap Tak Terjadi Apa-Apa dengan Sopirnya
-
Mobilnya Dibawa Kabur Sopir, Caren Delano Lapor Polisi
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Provaliant Tambah Event IP Global Tahun Depan, PIK Punya Peluang Jadi Panggungnya
-
Kebijakan Zero ODOL 2027, Legislator PDIP Minta Pemerintah Rilis Roadmap
-
Tarif Masuk Ragunan Diwacanakan Naik Jadi Rp10 Ribu, Fasilitas dan Keamanan Jadi Sorotan
-
Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21
-
PTUN Jakarta Tolak Gugatan PKPI, PERKAPI Tegaskan Status Hukumnya Sah