SuaraJakarta.id - Badan Karantina Indonesia atau BKI telah mengumumkan pemenang lomba desain logo untuk dinas tersebut. Dari lomba berhadiah Rp 10 juta ini, Andi Yusmanto keluar sebagai pemenangnya.
Berdasarkan informasi di unggahan resmi tersebut, pemenang lomba desain logo BKI ini adalah Andi Yusmanto dan Manajemen Barantin. Dirinya sukses mengalahkan 437 peserta lainnya dalam lomba tersebut.
"Selamat kepada @andi_yusmanto sebagai pemenang #sayembaralogo #karantinaindonesia. Terima kasih kepada 438 peserta yang telah mengirimkan karya terbaiknya. Logo pemenang telah disesuaikan oleh Tim Manajemen Badan Karantina Indonesia, selanjutnya akan menjadi hak paniti sepenuhnya," tulis akun resmi tersebut.
Setelah pengumuman tersebut, banyak netizen yang justru tidak terima dengan keputusan tersebut. Logo buatan Andi Yusmanto ini lalu dibandingkan dengan logo peserta lainnya dalam lomba tersebut.
Selain mengkritisi logo yang didesain oleh Andi Yusmanto, banyak juga netizen yang menelusuri identitas pemenang lomba tersebut. Diketahui bahwa Andi Yusmanto merupakan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Soekarno Hatta.
Hal ini membuat banyak netizen yang curiga dan menyebut bahwa lomba desain logo BKI ini sudah dimanipulatif. Tidak sedikit yang menyebut Andi Yusmanto sebagai 'orang dalam'.
"Banyak desain yang bagus, malah kalah sama desain boomer" balas netizen.
"Yang menang yang logo yang kelihatannya gak ada effort" komentar akun lainnya.
"The power of ordal" ungkap netizen.
Baca Juga: Logo dan Maskot Piala Dunia U-17 Resmi Dirilis oleh FIFA, Begini Maknanya!
"Yang kreatif akan kalah sama yang punya ordal" tulis akun lainnya membalas.
Berita Terkait
-
Profil Andi Yusmanto, Pejabat Badan Karantina Indonesia yang Menang Sayembara Desain Logo dari Lomba Buatan Sendiri
-
438 Peserta Ikut Lomba Desain Logo Badan Karantina Indonesia, Pemenangnya Malah Orang Dalam
-
SAH! Jokowi Lantik Kepala Bakamla RI dan Kepala Badan Karantina Indonesia
-
Jokowi Lebur Badan Karantina RI jadi Satu, Tugas Bosnya Tak Mudah
-
Jokowi Lebur 3 Badan Karantina Jadi Satu, Siapa Paling Cocok jadi Bosnya?
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026
-
Polisi Tangkap Enam Perampok Spesialis Nasabah Bank di Jakarta dan Bekasi
-
Merawat Kulit Ketiak dan Lipatan Tubuh agar Tampak Lebih Cerah