SuaraJakarta.id - Timnas Indonesia sukses melumat Brunei Darussalam dengan skor 6-0 pada leg pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Kamis (12/10/2023). Berkat kemenangan tersebut, skuat Garuda kini resmi naik satu peringkat di ranking FIFA.
Dalam laporan terbaru dari football-ranking.com, Timnas Indonesia telah naik satu peringkat dari ranking dunia FIFA 147 ke peringkat 146. Tim besutan Shin Tae-yong tersebut mengumpulkan total 1.061,53 poin per Minggu 15 Oktober 2023.
Sebagai informasi, enam gol kemenangan Timnas Indonesia masing-masing dicetak Dimas Drajad (7') dan Rizky Ridho (11') dalam babak pertama. Di babak kedua, skuad Garuda menambah empat gol lagi melalui brace Ramadhan Sananta (62', 67') dan hattrick dari Dimas Drajad (72', 90+1').
Kemenangan besar ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia untuk leg kedua, di mana mereka akan bertandang ke markas Brunei Darussalam di Hassanal Bolkiah National Stadium, Bandar Sri Begawan, Selasa (17/10/2023).
Prestasi ini membawa harapan lebih tinggi untuk Timnas Indonesia, karena kemenangan di leg kedua akan memberikan mereka tambahan 8,29 poin pada peringkat FIFA mereka, meningkatkan total poin Timnas Indonesia menjadi 1069,82 poin.
Mereka menggantikan St Kitts and Nevis, yang tidak akan mendapatkan poin di peringkat FIFA meskipun mereka menang atas Sint Marteen, sebuah negara yang belum menjadi anggota FIFA, dalam lanjutan CONCACAF Nations League 2023-2024 pada Senin (16/10/2023).
Di sisi lain, Timnas Thailand harus menelan kekalahan memalukan dengan skor 0-8 dari Georgia pada Kamis (12/10/2023). Kekalahan ini berdampak pada penurunan peringkat Timnas Thailand dari ranking 112 ke peringkat 113 dunia dengan total 1.177,32 poin (-3,89).
Sementara itu, Timnas Vietnam berhasil meraih kenaikan peringkat, naik menjadi peringkat 94 dunia dengan total 1.238,66 poin (-4,48) menurut peringkat yang diberikan oleh football-ranking.com.
Namun, hasil ini harus diikuti oleh catatan bahwa Vietnam tetap berada di peringkat 95 dunia, tepat di bawah Armenia, karena mereka mengalami kekalahan 0-2 dari Uzbekistan yang belum dihitung dalam peringkat mereka.
Timnas Malaysia tetap kokoh di peringkat 134 dunia dengan total 1.100,94 poin (+6,04). Meskipun mereka meraih kemenangan 4-2 atas India dalam Piala Merdeka 2023, hal ini masih belum cukup untuk menggeser Kepulauan Faroe yang berada di peringkat 133 dunia dengan total nilai 1.102,34 poin (-4,18).
Berita Terkait
-
Exco PSSI Arya Sinulingga Bocorkan Kevin Diks jadi Pemain Naturalisasi Selanjutnya
-
Timnas Indonesia U-17 Kalah pada Laga Uji Coba Kelima di Jerman, Arkhan Kaka: Kita Harus Evaluasi dan Lebih Baik Lagi
-
Kurang Maksimal, Shin Tae Yong Harus Tepikan 3 Pemain Ini di Laga Kedua Lawan Brunei
-
Hokky Caraka Debut di Timnas Indonesia Senior, PSS Sleman Berniat Naikkan Gaji
-
Asupan Makanan Pemain Timnas Indonesia U17 Dijaga Ketat Selama TC di Jerman
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar