Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy menambahkan, PT Toyota-Astra Motor (TAM) berusaha menjalankan visi Mobility for All untuk mewujudkan netralitas karbon dan memperluas value dari solusi mobilitas Toyota di Indonesia.
“Pilar Electrfication & Carbon Neutrality dilakukan dengan menghadirkan pilihan lengkap kendaraan elektrifikasi dan teknologi ramah lingkungan lainnya termasuk memproduksi secara lokal supaya kian terjangkau masyarakat. Intelligence dijalankan dengan memberikan layanan lengkap berbasis internet yang membuat mobility solution Toyota berada di dalam genggaman tangan pelanggan. Diversification memberikan Toyota kesempatan untuk memperluas pasar, tidak hanya kendaraan penumpang namun juga kendaraan komersial dengan kebutuhan sangat beragam yang terbukti menggerakkan roda perekonomian negara,” tutup Anton.
Berita Terkait
-
Kabar Mobil Daihatsu Bakal Pakai Merek Toyota Hoax
-
Toyota Yaris Cross Hybrid Jadi Barang Langka, Inden Sampai Sembilan Bulan
-
Mobil China Masuk Indonesia, Bos Toyota-Astra Motor: Persaingannya Semakin Brutal
-
Toyota Tunda Proyek Ambisius: Ketika Sang Raksasa Otomotif Mengambil Langkah Bijak
-
Ketika Maskapai Penerbangan Ikut Produksi Mobil Listrik, Toyota dan Honda Wajib Introspeksi
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
Terkini
-
Tak Ada Operasi Yustisi, Pemprov DKI Prediksi Jumlah Pendatang Baru Menurun Dibandingkan Tahun Lalu
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga