SuaraJakarta.id - Tim Persedikab U-17 untuk pertama kalau berhasil memecahkan sejarah dengan membawa pulang Juara 1 Soeratin Cup Provinsi Jawa Timur. Mengapresiasi capaian pesepakbola muda di daerahnya, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana memberikan sepatu sepakbola sekaligus beasiswa kepada para pemain dan official Persedikab U-17.
Dikatakan Mas Dhito, rata-rata pemain merupakan siswa yang duduk dibangku SMA yang mayoritas ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Sebagai bentuk penghargaan atas prestasi, jaminan biaya pendidikan itu pun diberikan oleh orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut.
“Bahwa rata-rata mereka adalah pelajar SMA, dan mereka punya mimpi untuk berkuliah, dan saya mensuport itu, maka pemerintah menyiapkan beasiswa untuk para juara (Soeratin Cup),” jelasnya dalam temu akrab bersama bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut di Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri, Senin, (4/12/2023).
Mas Dhito menyebutkan keberhasilan Persedikab U-17 mengharumkan nama Bumi Panjalu itu didapatkan dengan proses yang panjang. Pasalnya, selama digelarnya turnamen sepakbola se-provinsi itu, Kabupaten Kediri baru kali ini mendapatkan juara pertama.
Oleh karenanya, bupati yang gemar mengendarai vespa tersebut menginginkan agar anak asuhan pelatih Rudy Hariono tersebut tidak merasa sombong dan puas hati. Pihaknya juga berharap, peforma mereka terus dipertahankan hingga nantinya menjadi pemain papan atas nasional.
“Jangan terlena, pestanya jangan kelamaan. Tetaplah membumi, tetaplah rendah hati,” pesannya kepada seluruh pemain.
30 pemain Persedikab U-17 tersebut didapatkan dari seleksi internal yang dilakukan oleh managemen Persedikab setahun belakangan ini. Kemudian, Persedikab U-17 ini akan mewakili Jawa Timur untuk mengikuti Soeratin Cup tingkat nasional.
Sementara itu, menurut Coach Rudy, peforma pemainnya saat turnamen ini dinilai cukup bagus. Pun demikian pihaknya akan melakukan penggemblengan dan penambahan pemain dari luar daerah yang berpotensi untuk membela Persedikab U-17 di kancah nasional.
“Regulasi sekarang memungkinkan kita untuk mengambil pemain dari tim lain di turnamen (Soeratin Cup) ini,” jelasnya.
Baca Juga: Masuk Tahun Ke-3, Mas Dhito Berikan Bisyaroh Bagi 8000 Guru Agama Non Formal
Berita Terkait
-
Jaga ketahanan Pangan, Bupati Kediri Akan Siapkan Warehouse dan Tempat Pengeringan Gabah
-
Kunjungi Bandara, Mas Dhito Ajak Kepala Daerah Selingkar Wilis Bangun Jalan Non Tol
-
Pembebasan Lahan Tol Kediri-Kertosono di Kabupaten Kediri Tinggal 2%
-
Tumbangkan Arema, Mas Dhito: Debut Ze Valente Buahkan Hasil, Pertahankan!
-
Cegah Kepunahan, Mas Dhito: Beritahu Kami Jika Ada Satwa Burung Butuh Treatment Ekstra
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Industri Olahraga di Indonesia Sports Summit 2026
-
Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu