SuaraJakarta.id - Gempuran kecanggihan gadget belakangan menyerang kalangan anak muda tak terkecuali di Kota Tangerang. Namun, berbeda halnya dengan anak muda kebanyakan Tangerang Book Party, komunitas anak muda di Kota Tangerang yang terus mengalahkan budaya literasi.
Tangerang book party memilih duduk melingkar di taman yang teduh, untuk melakukan aktvitas membaca buku bersama hingga berbagi pengetahuan.
Tangerang Book Party merupakan wadah yang diperuntukkan untuk para pecinta buku atau bahkan mereka yang baru memulai membaca buku.
Salah seorang pengurus Tangerang Book Party, Monica menjelaskan, Tangerang Book Party menjadi wadah nyata untuk melakukan aktvitas membaca buku bersama dengan pola silent reading.
Lalu, sharing session dengan membahas buku yang sedang atau pernah dibaca dan ditutup dengan special activity. Biasanya, bermain game, menggambar, bercerita, berpuisi dan banyak lainnya di setiap pertemuan minggunya.
“Aktivitas Tangerang Book Party setiap minggunya terus diupdate di akun Instagram @tgr.bookparty. Sejauh ini, Tangerang Book Party berlangsung di Alun-Alun Ahmad Yani, dibuka secara gratis untuk siapa pun dan dari mana pun. Hanya bawa buku dengan genre apa pun dan mari merayakan Book Party bersama,” tutur Moinica, Senin (18/3/24).
Ia pun menuturkan, sejauh ini Tangerang Book Party tidak open membership, karena keterlibatan peserta dibuka secara umum atau bebas. Sejauh ini, followers sekitar 364 followers dengan group WhatsApp 252 anggota.
Namun, setiap sesi pertemuan masih konsisten sekitar 25 hingga 30 orang dengan wajah baru di setiap pertemuannya.
“Kami berharap, Tangerang Book Party bisa menjadi tempat yang jauh lebih baik lagi, tentunya bagi mereka yang kesepian dalam membaca. Dengan adanya Tangerang Book Party ini bisa menjadi sebuah langkah kecil kita untuk lebih mengenalkan minat baca kepada masyarakat, di tengah derasnya pemakaian gadget,” harapnya.
“Tangerang Book Party menjadi secercah harapan bagi anak anak muda penggemar buku dan selalu berusaha menjadi tempat yang selalu menerima hal-hal yang mereka sukai,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Pameran Life is Pattern Hadir di Tangerang, Suguhkan Instalasi Arsitektur Imersif
-
Kemensos Terima Hibah Lahan 6,3 Hektare untuk Pembangunan Sekolah Rakyat di Tangerang
-
Misteri Kakek 75 Tahun Tewas Tergantung di Taman Pramuka, Barang Berharga Masih Utuh
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi