SuaraJakarta.id - Komitmen calon bupati Kediri nomor urut 02 Hanindhito Himawan Pramana dalam melayani, mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi masyarakat Bumi Panjalu tak diragukan lagi.
Mas Dhito sapaan akrabnya menilai semua masyarakat di Kabupaten Kediri memiliki hak dan kesempatan yang sama. Begitupula dengan Nabila Rahmanisa, remaja penyandang tuna netra yang memiliki mimpi untuk bisa melanjutkan pendidikan di bangku perguruan tinggi.
"Dia pingin sekolah sampai perguruan tinggi tapi tidak tahu bagaimana caranya, saya bilang mbak saya jadi atau tidak jadi bupati kamu akan saya sekolahkan," katanya, Kamis (21/11/2024).
Mas Dhito berkesempatan bertemu remaja 18 tahun asal Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul itu saat acara deklarasi dukungan kelompok difabel kepadanya dan Mbak Dewi di Pilkada 2024.
Usai acara deklarasi itu, Nabila yang saat didekati Mas Dhito memberanikan diri bercerita dan meminta dukungan supaya pada tahun 2025 mendatang dapat mewujudkan mimpinya bisa kuliah.
Nabila bersyukur karena mimpinya itu didukung penuh oleh Mas Dhito. Dia berharap Cabup petahana bisa kembali terpilih menjadi bupati dan dapat memenuhi hak-hak bagi kelompok difabel.
"Terus terang saya senang karena memiliki bupati yang perhatian dan peduli dengan penyandang disabilitas (difabel), " akunya.
Selain kepeduliannya dengan kelompok difabel, Nabila menyebut Mas Dhito merupakan sosok pemimpin yang rendah hati. Sikap itu pun membuatnya dekat dan dicintai rakyat.
Atas dukungan yang telah didapat yang telah didapat Nabila semakin percaya diri untuk bisa meraih cita-citanya menjadi seorang guru. Untuk bisa menjadi guru itu Nabila berharap nantinya bisa kuliah dengan mengambil jurusan pendidikan luar biasa di Universitas Negeri Malang.
"Syukur-syukur (nanti) saya bisa melanjutkan S-2 dan bisa menjadi dosen" pungkas Nabila penuh keceriaan.
Berita Terkait
-
Saksi Sidang Sebut Uang OPD Buat THR Timses, Fadia Bantah: ASN Dapat, Saya Malah Nombok
-
Golkar Usul Pilkada Tanpa Wakil, Kepala Daerah Bisa Tunjuk 2-3 Birokrat Senior
-
Golkar Tampung Opsi Pilkada Tanpa Wakil untuk Cegah 'Pecah Kongsi'
-
Pilkada Tanpa Wakil Kepala Daerah, Solusi Efisiensi atau Malah Berisiko?
-
Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa
-
Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga