SuaraJakarta.id - Persija Jakarta menekan kekalahan 1-3 saat bertandang ke markas Bali United dalam lanjutan BRI Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (15/12/2024) malam WIB.
Persija unggul lebih dulu lewat gol Gustavo Almeida pada menit ke-18. Umpan tarik Witan Sulaeman berhasil ia teruskan dengan kaki kirinya dan sukses bersarang ke gawang Bali United.
Sayangnya, tuan rumah bisa membalikkan keunggulan melalui gol Everton Nascimento pada menit 26’ dan Rahmmat Arjuna pada menit 45’. Babak pertama berakhir 1-2.
Di babak kedua Persija melakukan pergantian pemain. Carlos Eduardo yang mengalami masalah medis digantikan oleh Andritany Ardhiyasa sejak awal babak kedua.
Selain itu, Ramon Bueno, Riko Simanjuntak, Firza Andika, dan Witan Sulaeman keluar digantikan Syahrian Abimanyu, Raka Cahyana, Alwi Fadillah, dan Pedro Dias.
Dalam 45 menit kedua, Persija terus melancarkan serangan. Sebenarnya Macan Kemayoran memiliki kans untuk menyamakan skor 2-2, tapi gol Witan tidak disahkan oleh wasit Tommy Manggopa.
Hingga akhirnya gawang Persija kembali ternoda oleh gol M. Rahmat pada menit ke-70. Laga pun berakhir 1-3. Usai laga, Carlos Pena, pelatih Persija, mengomentari jalannya pertandingan dalam konferensi pers.
"Sungguh sulit membicarakan sepak bola hari ini. Keputusan wasit sangat besar pengaruhnya di laga ini. Di babak pertama Ryo Matsumura dilanggar dan harusnya mendapatkan kartu merah untuk lawan. Di babak kedua saya tidak bisa memahami mengapa dia menganulir gol WItan. Saya tidak mengerti bahkan setelah melihat videonya 10 kali, saya tidak memahami," kata Carlos Pena seperti dikutip dari Persija.id.
"Harusnya kami bisa menyamakan kedudukan di gol Witan itu. Setelah gol Witan mungkin kami hanya main 10 menit saja karena banyak momen pertandingan yang terhenti. Banyak waktu yang hilang. Jadi, bagi saya sulit membicarakan sisi teknis sepak bola hari ini,” pungkas Carlos Pena.
Baca Juga: Timnas Indonesia Ditahan Imbang Laos, Dony Tri Pamungkas Tak Puas
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Adopsi AI Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara, SML Luncurkan AI Entrepreneurship di BSD City
-
Mitsubishi Destinator Andalkan Kenyamanan Premium dan Performa Turbo di Kelas SUV Keluarga
-
5 Sepatu Lari untuk Traveling yang Ringan, Empuk, dan Tidak Bikin Koper Cepat Penuh
-
7 Sepatu Lari Lokal yang Tetap Keren Dipakai Pakai Jeans, Cocok Buat Ngantor WFO
-
LRT Jakarta Diwacanakan Tembus PIK 2 dan Soetta, Solusi Ampuh Kurangi Mobil Pribadi?