- Atap Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta jebol akibat hujan deras pada 6 April 2026.
- Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa serta operasional bandara telah kembali kondusif setelah dilakukan perbaikan segera.
- Cuaca ekstrem menyebabkan gangguan operasional, termasuk pengalihan dan penundaan puluhan jadwal penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta tersebut.
SuaraJakarta.id - Atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta jebol akibat tak kuat menampung genangan air akibat hujan deras pada Senin, 6 April 2026.
Video ambruknya salah satu titik atap di Bandara Soetta itu pun viral di media jejaring sosial serta menjadi sorotan. Pasalnya, Bandara Soetta merupakan bandara kelas internasional.
Dalam video yang beredar, tampak atap jebol lantaran tak kuat menahan genangan air akibat hujan deras. Genangan air yang jatuh dari atap itu pun tampak cukup banyak da mengakir deras jatuh ke bawah. Beruntung peristiwa tersebut tak menyebabkan korban jiwa.
Assistant Deputy Communication & Legal KC Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan membenarkan perihal peristiwa tersebut.
"Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit," kata Yudis saat dikonfirmasi, Senin, 6 April 2026.
Yudis menuturkan, peristiwa ambruknya atap di Bandara Soetta itu kini telah ditangani oleh petugas operasional bandara. Mulai dari pembersihan hingga pembatasan area terdampak.
"Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar," ungkapnya.
Yudis menuturkan, atap bocor di Gate 7 Terminal 3 tersebut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi pada siang hari.
Berkaca dari persitiwa tersebut, pengelola bandara akan inspeksi menyeluruh kondisi atap kawasan bandara agar tak ada atap bocor di bandara internasional itu.
Baca Juga: Viral! Atap Terminal 3 Soetta Jebol Diterjang Hujan Deras, Penumpang Panik Berhamburan
"Setelah ini kami akan melakukan evaluasi, inspeksi menyeluruh kondisi atap agar kejadian serupa tidak terjadi di kemudian hari," tuturnya.
Yudis menerangkan, cuaca ekstrem berupa hujan deras dengan intensitas tinggi memang terjadi di sekitar wilayah Bandara Soetta. Selain membuat salah satu titik atap bocor, cuaca ekstrem juga berdampak pada jadwal penerbangan maskapai.
Berdasarkan data dari Airport Operation Control Center (AOCC) tercatat sebanyak 12 penerbangan dialihkan (divert) ke bandara lain, 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, serta 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA).
Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif.
Untuk meminimalisir peristiwa ambruknya atap di kawasan bandara, kata Yudis, personel bandara selama 24 jam melakukan pengawasan terhadap seluruh fasilitas termasuk infrastruktur bangunan.
"Ketika melihat adanya kemungkinan gangguan maka area sekitar akan disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja di bandara untuk meminimalisir dampak yang ada," paparnya.
Berita Terkait
-
Viral! Atap Terminal 3 Soetta Jebol Diterjang Hujan Deras, Penumpang Panik Berhamburan
-
5 Fakta Ngeri Petugas Pembersih Kaca Terombang-ambing di Gondola Apartemen Surabaya
-
Cek Fakta: Benarkah Video Mobil Tersambar Petir di Jalan Tol?
-
6 Fakta Penting Broken Strings: Buku Aurelie Moeremans yang Viral dan Mengguncang Publik
-
Viral Pria Asing Ini Menangis Saat Tinggalkan Indonesia, Tak Kuat Berpisah dengan Nasi Padang
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Cuaca Ekstrem di Soetta: Atap Gate 7 Ambruk hingga 12 Penerbangan Terpaksa Dialihkan
-
Viral! Atap Terminal 3 Soetta Jebol Diterjang Hujan Deras, Penumpang Panik Berhamburan
-
Mencari Hening di Tengah Kota, Paskah di Akita Jadi Ruang Pulang bagi Umat Nasrani
-
Bukan Sekadar Hobi, Menggambar Diusulkan Jadi Gerakan Nasional: Mei Dipilih Jadi Momennya
-
7 Cara Ampuh Atasi Rambut Lepek karena Helm Ojek Online, Tanpa Keramas Langsung Fresh Seketika