- Beredar video viral yang mengklaim Presiden Prabowo menanggapi demonstrasi mahasiswa terkait Program Makan Bergizi Gratis pada Juni 2026.
- Hasil penelusuran membuktikan video tersebut adalah dokumentasi konferensi pers Presiden Prabowo di Istana Negara pada Agustus 2025.
- Narasi mengenai demonstrasi mahasiswa adalah disinformasi karena video asli membahas evaluasi anggota fraksi DPR, bukan Program MBG.
SuaraJakarta.id - Sebuah video yang memperlihatkan Presiden Prabowo Subianto bersama sejumlah ketua umum partai politik ramai beredar di media sosial X. Dalam unggahan itu, video tersebut diklaim sebagai respons Presiden Prabowo terhadap aksi demonstrasi mahasiswa pada 12 Juni 2026 yang salah satu tuntutannya meminta penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Narasi yang menyertai video berbunyi bahwa Presiden Prabowo menyampaikan pidato panjang tanpa menyinggung Program MBG, meski program tersebut menjadi salah satu tuntutan utama mahasiswa dalam demonstrasi tersebut. Klaim itu kemudian memicu beragam komentar dan dibagikan berulang kali di media sosial.
Namun, benarkah video tersebut merupakan rekaman terbaru yang dibuat setelah aksi demonstrasi mahasiswa?
Faktanya Bukan Video Terkait Demo MBG
Hasil penelusuran menunjukkan narasi yang beredar tidak sesuai dengan konteks video aslinya.
Video tersebut merupakan dokumentasi konferensi pers Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 31 Agustus 2025, bukan pidato yang disampaikan untuk menanggapi demonstrasi mahasiswa pada 12 Juni 2026.
Dalam video asli, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pimpinan partai politik, di antaranya Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, serta Ketua DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.
Saat itu, Presiden Prabowo menyampaikan hasil pertemuan bersama para ketua umum partai politik terkait langkah yang diambil terhadap anggota fraksi DPR yang dinilai menyampaikan pernyataan keliru sebagai respons atas aspirasi masyarakat. Tidak ada pembahasan mengenai demonstrasi mahasiswa pada Juni 2026 maupun tuntutan penghentian Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Video yang beredar identik dengan tayangan konferensi pers yang sebelumnya dipublikasikan media nasional pada Agustus 2025. Namun, video tersebut kemudian diunggah ulang dengan narasi baru sehingga seolah-olah merupakan tanggapan Presiden terhadap aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung hampir setahun setelahnya.
Baca Juga: Film Pesta Babi Viral, Pengamat Sebut PSN Lumbung Pangan di Papua Harus Tetap Jalan
Praktik menggunakan video lama dengan narasi baru seperti ini merupakan salah satu modus penyebaran disinformasi yang kerap terjadi di media sosial. Potongan video asli dipadukan dengan keterangan yang tidak sesuai konteks sehingga dapat menyesatkan publik.
Cara Mengecek Keaslian Video Viral
Masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai video yang beredar di media sosial sebelum memastikan sumber dan waktu pengambilannya.
Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain:
- Periksa apakah video berasal dari akun resmi atau media kredibel.
- Cocokkan tanggal kejadian dengan narasi yang beredar.
- Gunakan fitur pencarian atau reverse image search untuk mengetahui asal video.
- Bandingkan dengan pemberitaan dari media terpercaya.
Dalam kasus ini, hasil penelusuran menunjukkan klaim yang menyebut video tersebut merupakan respons Presiden Prabowo terhadap demonstrasi mahasiswa terkait MBG tidak benar. Video berasal dari konferensi pers pada Agustus 2025 dan memiliki konteks yang berbeda.
Berita Terkait
-
Film Pesta Babi Viral, Pengamat Sebut PSN Lumbung Pangan di Papua Harus Tetap Jalan
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Siswa Terima MBG Fresh 5 Hari, Sementara 3B dan Daerah 3T Dapat Menu Kering
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar
-
Dukung Penanganan Karhutla, NHM Serahkan Bantuan Tangki Air Operasional kepada BPBD Halmahera Utara
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa