- Video viral di Facebook pada April 2026 mengklaim pengajuan pinjaman Koperasi Merah Putih dapat dilakukan melalui WhatsApp pribadi.
- Tim Mafindo menyatakan klaim tersebut adalah hoaks hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas kepalsuan mencapai 99,4 persen.
- Prosedur resmi Koperasi Merah Putih tidak melalui WhatsApp, melainkan melalui pengajuan proposal oleh pengurus koperasi kepada bank.
SuaraJakarta.id - Di tengah maraknya kebutuhan masyarakat akan pinjaman cepat, beredar video viral di media sosial yang mengklaim pengajuan pinjaman program Koperasi Merah Putih bisa dilakukan hanya lewat WhatsApp. Dalam video itu, seorang pria yang disebut-sebut sebagai pejabat negara mengarahkan masyarakat untuk menghubungi nomor tertentu agar pinjaman segera diproses.
Akun Facebook “Koperasi Merah Putih” pada Selasa (21/4/2026) membagikan video [arsip] dengan narasi:
“assalamualaikum saya purbaya yudha sadewa menteri keuangan ingin menyampaikan ke semua masyarakat bapak ibu yang masih bingung cara pengajuan di koperasi merah putih itu silakan di follow dulu klik pesan dan juga bisa langsung ke nomor WhatsApp kita yang di bio TikTok silakan ajukan peminjaman sekarang”
Unggahan disertai takarir:
“Silahkan yang mau mengajukan pinjaman berbasis online resmi Koperasi merah putih silakan menghubungi nomor WhatsApp kami 088247126590”
Per Jumat (24/4/2026) konten tersebut mendapat lebih dari 468 tanda suka, menuai 78 komentar, dan dibagikan ulang oleh 9 pengguna Facebook lainnya.
Narasi yang terdengar meyakinkan itu sukses menarik perhatian publik. Tak sedikit warganet tergoda karena iming-iming pencairan cepat, proses mudah, bahkan disebut “resmi” dan “aman”. Namun, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran Tim Pemeriksa Fakta Mafindo melalui situs TurnBackHoax, klaim “pengajuan pinjaman Koperasi Merah Putih lewat WhatsApp” adalah hoaks.
Konten video yang beredar diketahui merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI. Hasil analisis menggunakan alat deteksi AI Hive Moderation menunjukkan probabilitas video tersebut palsu mencapai 99,4 persen.
Baca Juga: Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
Dalam video viral itu, narasi berbunyi seolah-olah berasal dari pejabat pemerintah yang mengajak masyarakat mengikuti akun media sosial tertentu dan langsung menghubungi nomor WhatsApp yang tertera untuk mengajukan pinjaman online.
Namun setelah ditelusuri, nomor WhatsApp tersebut justru teridentifikasi dengan label mencurigakan seperti “Penipu Koperasi” di aplikasi identifikasi nomor.
Selain itu, tidak ditemukan satu pun informasi resmi dari pemerintah maupun lembaga terkait yang membenarkan adanya pengajuan pinjaman program Koperasi Merah Putih secara personal lewat WhatsApp.
Lalu bagaimana prosedur resminya?
Mengacu pada laman resmi simkopdes.go.id dan aturan pemerintah, pengajuan pinjaman Koperasi Merah Putih tidak dilakukan oleh individu melalui chat WhatsApp.
Mekanisme resminya adalah:
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Heboh Donasi Fantastis ke Iran dari Warga RI, Benarkah atau Hoaks?
-
Cek Fakta: Benarkah Serangan Iran Hancurkan Kilang Israel? Ini Faktanya
-
Cek Fakta: Viral Video Wanita Filipina Terserang Rudal Saat Live di Dubai, Benarkah?
-
Cek Fakta: Viral Kabar 2 Siswa SD di Aceh Meninggal Keracunan MBG, Benarkah?
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan
-
5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan
-
Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ
-
Inovasi Teknologi Pemurnian Air Terbaru, Solusi Praktis untuk Hidup Lebih Sehat di Rumah
-
Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta