SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiagakan sebanyak 4.200 petugas untuk berjaga di berbagai titik guna mengamankan Jakarta pada momen perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.500 orang merupakan personel Satpol PP DKI, sementara sisanya yakni 2.700 personel Dinas Perhubungan DKI yang akan ditempatkan di sembilan titik.
”Pastinya kami juga menyiapkan jajaran Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) Provinsi DKI Jakarta untuk mengantisipasi berbagai hal," ujar Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi dalam keterangan di Jakarta, Jumat (20/12/2024).
Teguh mengatakan, jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI juga disiagakan karena Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan masih ada cuaca ekstrem.
"Itu harus kita antisipasi," kata dia.
Pemprov DKI juga, sambung dia, menyiagakan petugas medis dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, beserta sarana dan prasarana penunjang, seperti ambulans untuk memberikan pelayanan medis jika dibutuhkan.
"Insyaallah kami saling support untuk pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, khususnya di wilayah DKI Jakarta agar bisa berjalan dengan lancar," ujar Teguh.
Dia menambahkan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) siap mengamankan Jakarta pada momen perayaan Nataru.
Dikatakan dia, Operasi Lilin Jaya 2024 akan digelar 13 hari, mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025.
Baca Juga: Kondisi Sudah Membaik, Carlos Eduardo Hadir di Persija Training Ground
"Insya Allah dengan Forkopimda yang sangat solid dan kompak, pengamanan Natal 2024 dan perayaan Tahun Baru 2025 di wilayah DKI Jakarta akan berjalan lancar, damai, dan tidak ada masalah," demikian ujar Teguh.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto mengatakan, persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru harus dilakukan dengan baik untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan.
"Perayaan Nataru menjadi momen penting bagi masyarakat untuk beribadah, bersukacita, berlibur, dan berkumpul bersama keluarga, sehingga akan berdampak pada meningkatnya mobilitas, serta aktivitas masyarakat secara masif di berbagai daerah," ujarnya.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat diperkirakan akan mencapai 110,67 juta orang. Angka ini meningkat sebesar 2,83 persen atau 3,04 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.
Adapun dalam Operasi Lilin Jaya 2024, sebanyak 141.605 personel gabungan dilibatkan, terdiri dari 75.447 personel Polri, 13.826 personil TNI, dan 52.332 personel dari pemangku kepentingan terkait lainnya.
(ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Viral di Medsos! Penganiayaan Sadis ABK Cumi KM Maulana 23 Terbongkar
-
Dukung Penanganan Karhutla, NHM Serahkan Bantuan Tangki Air Operasional kepada BPBD Halmahera Utara
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa