SuaraJakarta.id - DPRD DKI menunggu arahan pemerintah pusat terkait program makan bergizi gratis (MBG) untuk persiapan pelaksanaan selama Ramadan 1446 H/ 2025 M.
"Nanti kita tunggu arahan pemerintah pusat karena ini adalah program kegiatan pemerintah pusat yang kita fasilitasi di Jakarta," kata Ketua DPRD DKI Khoirudin di SDN Cipulir 01 Pagi Jakarta Selatan, Rabu (12/2/2025) seperti dimuat ANTARA.
Khoirudin mempertimbangkan nantinya penerima MBG tetap bisa mendapatkan layanan berupa menu berbuka puasa.
Sementara, Staf Umum Potensi Maritim (Spotmar) TNI Angkatan Laut Letkol (Mar) Herlambang menambahkan pihaknya masih melakukan rapat terkait menu buka puasa bersama Badan Gizi Nasional (BGN).
"Rencananya makanannya berupa nasi kotak dan bisa dibawa pulang," ujar Herlambang.
Herlambang mengatakan pihaknya bersama BGN masih memastikan menu apa saja yang tahan lama untuk disajikan sebagai menu berbuka puasa.
Pada Rabu ini, DPRD DKI bersama eksekutif, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) dan jajaran mendatangi SDN Cipulir 01 Pagi memastikan koordinasi MBG berjalan dengan baik.
Terhitung hingga kini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melaksanakan MBG di 126 sekolah dan 42.000 siswa.
Adapun 14 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur yang beroperasi untuk makan bergizi gratis yang saat ini melayani akan terus bertambah secara bertahap.
Baca Juga: Carlos Pena Tidak Tertekan dengan Rentetan Hasil Buruk Persija Jakarta
Tahun ini, diharapkan sekitar 153 SPPG bisa terpenuhi. Berdasarkan perhitungan, untuk mendirikan satu SPPG kurang lebih dibutuhkan Rp3 juta.
Sebelumnya, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan Program MBG tetap dijalankan saat Ramadan, namun bentuk makanan yang disediakan berbeda.
Nantinya, jenis makanan yang diberikan berbeda, tergantung satuan pendidikannya.
Dia mencontohkan, satuan pelayanan makan makanan bergizi di pesantren ada di pesantren, sehingga saat berbuka, makanan dapat disajikan saat itu.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan BGN menjalin kerja sama guna meningkatkan pengawasan serta mitigasi kejadian luar biasa dalam MBG.
Berita Terkait
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Curi Uang Rp20 Juta dan iPhone Bos, Apoteker Diduga Beraksi di Tiga Kota
-
Lima Tahun Jalankan Program CSR, PANI Raih Tiga Penghargaan Sekaligus
-
Tak Perlu Bawa Kendaraan Pribadi, Dermaga CBD Beachwalk Bisa Dijangkau dengan Shuttle Gratis
-
Sembilan Celurit Diamankan, Lima Terduga Pelaku Tawuran Diciduk di Jakarta Timur
-
BRI Pimpin Daftar Merek Paling Bernilai di Indonesia Selama Empat Tahun Berturut-turut