SuaraJakarta.id - Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD DKI Jakarta Augustinus (Aga) mengatakan mantan gubernur hingga mantan penjabat gubernur DKI Jakarta akan hadir di rapat paripurna pidato gubernur yang berlangsung Kamis (20/2/2025).
Selain itu, Aga juga mengatakan tokoh-tokoh politik lain juga akan menghadiri rapat paripurna, terutama dari partai PDI Perjuangan.
“Tokoh-tokoh politiknya mungkin kebanyakan dari PDIP ya, kalau saya lihat. Dari mantan gubernur, kita undang dari eranya Pak Sutiyoso, Pak Foke, Ahok, Pak Anies juga kami undang dan kemudian pak Djarot. Terus pak Pj Gubernur juga kami undang, ada Pak Heru dan Pak Teguh. Kita undang semuanya,” kata Aga saat dijumpai di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (19/2/2025) seperti dimuat ANTARA.
Lebih lanjut Aga memaparkan telah berkoordinasi dengan eksekutif hingga Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mempersiapkan rapat paripurna tersebut.
“Undangan itu memang dengan instansi vertikal maupun instansi terkait, Kementerian, itu total 230, 300 (undangan) lah,” kata Aga.
Setelah melakukan pelantikan gubernur di Istana, Aga mengatakan nantinya juga akan digelar seremonial di Balai Kota untuk menyambut Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta 2025-2030.
Kemudian, rapat paripurna pidato gubernur akan dilakukan pukul 13.30 WIB di ruang rapat paripurna DPRD DKI Jakarta.
“Estimasi sampai dengan pukul 14.30 WIB. Jadinya kita punya waktu satu jam untuk paripurna di DPRD,” kata Aga.
Kendati demikian, setelah rapat paripurna, Aga menjelaskan tidak ada acara lain yang disiapkan oleh pihak DPRD DKI Jakarta. Sebab Aga mengatakan, Pramono Anung berpesan untuk menyelenggarakan acara yang sederhana besok.
Baca Juga: Rizky Ridho Yakin Persija Bisa Bangkit Kembali ke Jalur Kemenangan
“Kami tidak ada pesta rakyat di DPRD. Jadi setelah Paripurna memang Pak Gubernur akan menuju lagi ke Balai Kota. Karena akan diadakan rapim untuk seluruh Kepala SKPD di Graha Ali Sadikin. Dan cukup padat, karena memang Pak Gubernur kan persiapan untuk menuju Magelang ya, Retret tanggal 21-28 Februari,” kata Aga.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi DKI juga sudah menyiapkan serangkaian penyambutan sederhana Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Terpilih Pramono Anung dan Rano Karno di Balai Kota usai melaksanakan pelantikan di Istana.
Setelah pelantikan di Istana, serah terima jabatan di Balai Agung, dan menghadiri rapat paripurna, pihak Balai Kota sudah menyiapkan acara syukuran pesta rakyat.
Aga menjelaskan, kapasitas untuk pesta rakyat tersebut kurang lebih sebanyak 5.000 sampai 10.000 warga.
“Jadi mungkin lebih fokus di Balai Kota ya untuk pesta rakyatnya. Kami yang semula ada panggung jadi tidak ada. Jadi semua terfokus di Balai Kota untuk pesta rakyat. Untuk ada acara hiburan panggung di Balai Kota. Kami hanya khusus untuk Paripurna, pidatonya Pak Gubernur saja,” kata Aga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas