SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 521 unit bus dengan total 22.403 tempat duduk (kursi) dalam program Mudik Gratis 2025 yang pendaftarannya mulai dibuka pada 7 Maret 2025.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Jakarta, Kamis (6/3/2025), menyiapkan 521 bus dan 20 truk untuk di masa arus mudik dan balik Lebaran 2025.
"Sebanyak 293 bus disiapkan saat arus mudik dengan kuota 12.599 orang, sedangkan saat arus balik sebanyak 228 bus disiapkan untuk mengangkut 9.804 orang," kata Syafrin seperti dimuat ANTARA.
Kemudian, untuk truk, baik saat arus mudik maupun balik, masing-masing sebanyak 10 unit disiapkan untuk mengangkut 300 unit motor.
Adapun kelengkapan administrasi yang dibutuhkan untuk mengikuti program ini yakni Kartu Keluarga (KK), diutamakan KTP DKI Jakarta, dan STNK (jika membawa motor). Setiap pendaftar dapat menambahkan maksimal tiga anggota keluarga dalam satu KK.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman https://mudikgratis.jakarta.go.id. Nantinya, pendaftar dapat melakukan verifikasi secara luring di lokasi yang disediakan sesuai jadwal dengan membawa kode booking dan salinan kelengkapan administrasi.
Apabila data valid, kata dia, pendaftar akan menerima tiket elektronik (e-ticket) dan kode batang (barcode).
Lalu, bila pendaftar tidak hadir pada saat verifikasi yang telah dijadwalkan, maka dianggap mengundurkan diri dan kuota akan diberikan kepada pihak lain.
Menurut dia, waktu keberangkatan bus mudik yakni pada 26-27 Maret 2025 dari Monumen Nasional, sedangkan truk akan diberangkatkan dari Terminal Pulogadung pada 26 Maret 2025.
Baca Juga: Persija akan Hadapi Arema FC, Gustavo Almeida: Tidak Ada yang Istimewa
Saat arus balik, bus diberangkatkan pada 5-6 April 2025, sementara pemberangkatan truk dari enam terminal tujuan mudik akan dilaksanakan pada 5 April 2025.
Adapun rincian lokasi tujuan Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2025 yakni: Palembang (Sumatera Selatan), Bandar Lampung (Lampung), Kabupaten Kuningan dan Kota Tasikmalaya (Jawa Barat), lalu Kota Tegal, Kota Pekalongan, Semarang, Kabupaten Kebumen, Kabupaten Cilacap, Kota Purwokerto, Kota Solo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Sragen (Jawa Tengah).
Selain itu, Yogyakarta, Kota Madiun, Kota Kediri, Kabupaten Jombang, Kota Malang, dan Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur).
Sementara lokasi tujuan truk pengangkut motor pemudik yaitu Terminal Mangkang, Semarang; Terminal Kebumen; Terminal Tirtonadi, Solo; Terminal Giwangan, Yogyakarta; Terminal Giri Adipura, Wonogiri; dan Terminal Purabaya, Sidoarjo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event
-
5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran
-
JK Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Mantan PM Jepang Yasuo Fukuda
-
Menginap dan Nikmati Lebih Banyak: ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Stay Longer, Enjoy More"
-
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP