"Perusahaan PO bus tersebut wajib mengumumkan harga tiket dan jenis pelayanan yang diberikan, supaya calon penumpang mendapatkan kepastian moda transportasi mana yang akan dia pilih," kata Kepala Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Revi Zulkarnaen seperti dimuat ANTARA.
Revi menyebutkan ada dua klasifikasi atau jenis kenaikan tarif bus Antarkota Antarprovinsi (AKAP) saat musim mudik Lebaran, yakni tarif ekonomi dan tarif non ekonomi. Tarif ekonomi telah diatur oleh pemerintah pusat dengan hitungan rupiah per kilometer.
"Tapi untuk tarif non-ekonomi, itu adalah tarif yang diserahkan kepada pasar atau perusahaan, tapi dengan syarat tidak boleh melebihi tarif batas atas atau tarif batas bawah," kata dia.
Lebih lanjut, kenaikan tarif bus AKAP diprediksi bakal terjadi pada H-7 Lebaran. Kenaikan tarif disebut bakal bervariasi tergantung kebijakan dari masing-masing PO bus tersebut.
"Tergantung perusahaannya masing-masing. Ada yang 10 persen, sampai juga ada 20-30 persen. Tapi itu tergantung juga nanti jenis pelayanan yang diberikan. Karena bus non-ekonomi itu jenisnya banyak. Ada yang eksekutif, AC 22, atau super eksekutif, atau 'sleeper bus'," ucap Revi.
Sleeper bus adalah bus yang dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan kepada penumpang dengan menyediakan tempat tidur
"Tentunya makin bagus pelayanan pasti harganya makin lebih tinggi daripada pelayanan yang lain," tambahnya.
Hingga kini, Revi menyampaikan jumlah penumpang di Terminal Kalideres mulai mengalami peningkatan sekitar 10 persen. Peningkatan diprediksi akan terus terjadi sampai hari H Lebaran.
"Kami siapkan posko pelayanan hingga posko kesehatan di terminal," kata Revi.
Baca Juga: Pemprov DKI Jakarta Cairkan KJP Plus Tahap I tahun 2025
Terminal Kalideres adalah terminal bus tipe A yang berlokasi di Jakarta Barat, DKI Jakarta. Terminal ini melayani angkutan AKAP, antarkota dalam provinsi (AKDP), serta angkutan dalam kota seperti bus TransJakarta dan mikrolet.
Terminal ini menjadi salah satu pusat transportasi utama bagi warga Jakarta yang ingin bepergian ke daerah lain di Pulau Jawa dan Sumatra. Beberapa rute populer dari Terminal Kalideres mencakup tujuan seperti Merak, Lampung, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026