SuaraJakarta.id - Pakar Strategi Pariwisata Nasional, Taufan Rahmadi menyoroti soal rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membangun dermaga baru di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK). Ia menyebut pelabuhan baru itu bisa menarik minat wisatawan.
Apalagi, jika nantinya dermaga baru itu dibuat di lokasi strategis dengan fasilitas modern, maka berpotensi menjadi menjadi salah satu titik utama keberangkatan menuju Kepulauan Seribu. Masyarakat yang ingin naik kapal dengan mengutamakan kenyamanan dan efisiensi bisa menjadikan dermaga ini pilihan.
“Dermaga ini bisa menjadi opsi utama, khususnya bagi wisatawan yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi waktu. Tapi tentu saja, tiap dermaga punya segmen pasarnya masing-masing,” ujar Taufan kepada wartawan, Minggu (6/4/2025).
Saat ini, sudah ada dua dermaga yang bisa memberangkatkan wisatawan ke Kepulauan Seribu, yakni Marina di Ancol dan Kali Adem. Meski ada dermaga baru, Pendiri Yayasan Inovasi Pariwisata Indonesia (YIPINDO) itu menilai kedua dermaga itu tak akan menjadi sepi.
Sebab, Sermaga Marina Ancol identik dengan pengalaman wisata eksklusif, sedangkan Dermaga Kali Adem lebih cocok bagi pelancong dengan anggaran terbatas.
Selain itu, Taufan menilai Dermaga PIK berpotensi menjadi pusat pertumbuhan wisata maritim Jakarta.
“Mulai dari olahraga air, wisata kapal pesiar, sampai ekowisata mangrove di sekitar PIK, semua punya peluang besar untuk tumbuh di sini," ucapnya.
Ia berharap, keberadaan Dermaga PIK tak hanya mempermudah wisatawan yang ingin ke Kepulauan Seribu, tetapi juga mampu memperkuat citra kawasan tersebut sebagai destinasi unggulan wisata bahari nasional.
"Kalau dikelola serius, ini bisa jadi titik awal transformasi Jakarta sebagai kota maritim yang kompetitif,” pungkasnya.
Baca Juga: Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membangun dermaga baru di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Nantinya, dermaga ini akan menjadi pilihan menaiki kapal wisata ke Kepulauan Seribu.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo. Dengan adanya dermaga ini, maka wisatawan bisa berangkat ke pulau-pulau wisata tanpa harus masuk ke pusat kota terlebih dahulu.
“Nantinya, pelabuhan untuk kapal wisata akan dialihkan ke kawasan PIK. Pemprov DKI memiliki lahan di Pantai Kita Maju Bersama yang bisa dimanfaatkan untuk ini,” ujar Syafrin kepada wartawan, Rabu (26/3/2025).
Selain itu, dermaga ini juga akan memudahkan wisatawan mancanegara atau domestik yang berasal dari luar daerah. Mereka bisa menggunakan pesawat, mendarat di Bandara Soekarno-Hatta da langsung menuju dermaga di PIK tanpa harus melewati jalur yang lebih panjang seperti melalui Ancol atau Muara Angke.
Dari PIK, perjalanan ke Kepulauan Seribu hanya memakan waktu sekitar 10-15 menit, tergantung destinasi yang dituju.
“Jaraknya sekitar 10-15 menit sebelum mereka bisa berlayar ke lokasi wisata di Kepulauan Seribu,” jelas Syafrin.
Berita Terkait
-
Bakal Ada Dermaga Baru dari PIK, Wisatawan Kepulauan Seribu Diyakini Bakal Meroket
-
Wagub Rano Karno Lepas 654 Pemudik ke Kepulauan Seribu, Kebanyakan Mahasiswa dan Pekerja
-
Bikin Dermaga Baru Mulai 2027, Pemprov DKI Bakal Alihkan Pelabuhan Kapal Wisata ke PIK
-
Tim Gabungan Evakuasi Kapal Rusak di Pulau Tikus Kepulauan Seribu
-
Bersihkan Baling-baling Kapal, Seorang ABK Tercebur dan Hilang di Dermaga Kaliadem
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI