SuaraJakarta.id - Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi bagian penting bagi para pelaku UMKM, bahkan bisa disebut sebagai nyawa mereka.
Kini Bank Central Asia (BCA) Kembali meluncurkan program KUR 2025 guna mendukung pelaku UMKM dalam mengakses pembiayaan modal usaha yang mudah, cepat dan tanpa agunan.
Tidak hanya modal kerja, KUR BCA ini juga bisa untuk investasi, pengembangan usaha, dan lainnya. Berikut keunggulan atau benefit dari KUR BCA.
Benefit KUR BCA 2025
- Suku Bunga Kompetitif mulai 6% - 9% per tahun
- Tenor fleksibel hingga 5 Tahun (60 bulan)
- Bebas biaya provisi dan administras
- Tanpa jaminan/agunan
- Proses pencairan cepat setelah evaluasi dokumen
Baca Juga: Simulasi Kredit Innova BSI OTO: Tenor Fleksibel, Angsuran Ringan
1. Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Perorangan atau Badan Usaha
3. Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah untuk nasabah perorangan
4. Memiliki e-KTP
5. Memiliki Kartu Keluarga
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar