SuaraJakarta.id - Memiliki hunian sendiri, sekalipun di perumahan subsidi, adalah impian banyak orang.
Namun, salah satu tantangan yang sering dihadapi adalah ukuran ruangan yang terbatas, terutama kamar tidur.
Kamar yang sempit seringkali membuat kita merasa terkekang dan tidak nyaman.
Tapi jangan khawatir, dengan beberapa trik desain yang cerdas, Anda bisa menyulap kamar tidur di rumah subsidi menjadi terasa lebih lega, nyaman, dan fungsional.
Kunci utama dalam mendesain ruangan yang sempit adalah menciptakan ilusi ruang yang lebih luas dari ukuran sebenarnya.
Berikut adalah 6 trik jitu yang bisa Anda terapkan untuk mendesain kamar di rumah subsidi agar tampak lebih lega:
1. Pilih Warna Cat yang Tepat
Warna memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan persepsi ruang. Untuk kamar yang sempit, sangat disarankan untuk menggunakan warna-warna cerah dan netral seperti putih, krem, atau pastel.
Warna-warna ini mampu memantulkan cahaya dengan baik sehingga memberikan ilusi ruangan yang lebih luas dan terang.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Bedak Tabur Legendaris: Murah, Ada di Warung, dan Jadi Andalan Sejak Dulu
Sebaliknya, hindari penggunaan warna-warna gelap karena akan membuat ruangan terasa lebih sempit dan sumpek.
Anda bisa mengaplikasikan satu warna dominan pada dinding, atau mengkombinasikan beberapa warna cerah untuk menciptakan nuansa yang segar dan tidak monoton.
2. Maksimalkan Pencahayaan Alami dan Buatan
Pencahayaan adalah elemen krusial untuk membuat ruangan terasa lebih hidup dan lapang. Manfaatkan cahaya alami semaksimal mungkin dengan membiarkan jendela terbuka di siang hari.
Pilih gorden atau tirai dengan bahan yang ringan dan berwarna terang agar cahaya matahari tetap bisa masuk dengan leluasa.
Selain itu, tambahkan beberapa titik lampu di malam hari, seperti lampu LED hemat energi, untuk memastikan seluruh sudut ruangan mendapatkan penerangan yang cukup. Ruangan yang terang akan secara otomatis terlihat lebih luas dan nyaman.
3. Gunakan Furnitur Multifungsi dan Hemat Tempat
Pemilihan furnitur adalah salah satu aspek terpenting dalam menata kamar yang sempit. Pilihlah furnitur yang multifungsi dan hemat tempat.
Beberapa contoh furnitur yang bisa Anda pertimbangkan antara lain:
- Tempat tidur dengan laci penyimpanan di bawahnya: Ini akan sangat membantu mengurangi kebutuhan lemari tambahan.
- Meja lipat: Meja yang bisa dilipat dan disimpan saat tidak digunakan akan memberikan ruang gerak ekstra.
- Sofa bed: Jika Anda membutuhkan tempat duduk tambahan di kamar, sofa bed bisa menjadi pilihan cerdas karena bisa difungsikan sebagai tempat tidur tambahan saat dibutuhkan.
4. Cermin sebagai Ilusi Ruang
Sudah menjadi rahasia umum bahwa cermin adalah "senjata" ampuh untuk menciptakan ilusi ruang. Menempatkan cermin besar di salah satu dinding kamar akan memberikan efek visual seolah-olah ruangan memiliki dimensi tambahan, membuatnya terasa lebih panjang dan terbuka.
Anda bisa meletakkan cermin di seberang jendela untuk memantulkan cahaya alami dan pemandangan luar, sehingga memberikan kesan ruangan yang lebih lapang.
5. Solusi Penyimpanan Vertikal
Untuk mengatasi keterbatasan ruang lantai, manfaatkan dinding sebagai area penyimpanan. Gunakan rak dinding, ambalan, atau kabinet gantung untuk menyimpan buku, pajangan, atau barang-barang lainnya.
Dengan memaksimalkan ruang vertikal, Anda bisa mengurangi jumlah perabotan yang diletakkan di lantai, sehingga kamar akan terasa lebih lega dan rapi.
6. Jaga Kerapian dan Terapkan Gaya Minimalis
Kamar yang berantakan akan terlihat semakin sempit. Oleh karena itu, penting untuk selalu menjaga kerapian kamar. Hindari menumpuk barang-barang yang tidak terpakai dan lakukan decluttering secara rutin.
Terapkan gaya desain minimalis yang tidak hanya estetis tetapi juga fungsional.
Gunakan elemen dekorasi secukupnya dan pilihlah desain yang simpel namun elegan. Dengan menjaga kamar tetap rapi dan minimalis, Anda akan merasakan suasana yang lebih nyaman dan lapang.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Program Loyalitas ALL Accor, ibis Jakarta Raden Saleh Gelar Paket Buka Puasa "Semarak Sate Ramadan"
-
Catat! Ada Mudik Gratis Bareng CSR PIK2 dan Karang Taruna Teluknaga, Ini Jadwal dan Tujuannya
-
Gelombang Tokenisasi Aset Global Menguat, Lebih dari 300 Aset Kripto Siap Diperdagangkan
-
Strategi Aviasi Indonesia Siap Mengokohkan Penerbangan Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta 27 Februari 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan