SuaraJakarta.id - Di tengah wacana merger tiga maskapai nasional, Garuda Indonesia, Citilink, dan Pelita Air, praktisi aviasi senior Dian Ediono menyarankan pendekatan berbeda.
Menurut Dian Ediono, aliansi strategis merupakan solusi yang lebih realistis ketimbang merger penuh.
"Aliansi memungkinkan maskapai tetap mandiri namun bekerja sama dalam memperluas jaringan, efisiensi operasional, hingga program loyalitas," kata Dian.
Dian Ediono menilai, karakteristik ketiga maskapai yang berbeda justru menjadi kekuatan jika dikembangkan melalui sinergi yang saling melengkapi.
Merger, menurutnya, berisiko menghapus identitas layanan serta menimbulkan disrupsi struktural, termasuk potensi PHK massal akibat tumpang tindih organisasi.
Dian juga menyoroti perlunya pembentukan holding strategis seperti Danantara sebagai pusat koordinasi antar maskapai.
"Aliansi akan memperkuat ekosistem. Merger justru bisa mengecilkan kapasitas pertumbuhan," ucap Dian Ediono.
Selain menjaga layanan yang inklusif, model aliansi juga dinilai mampu mendukung agenda besar pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah, pariwisata, dan investasi nasional.
Baca Juga: Indonesia Miliki 10 Maskapai Penerbangan, Siapa yang Termuda?
Tag
Berita Terkait
-
Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal
-
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%
-
Respon Maskapai tentang Kebijakan Baru Soal Avtur
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal dengan Desain Paling Berani: Berani Pakai Warna Tabrak Saat Lari?
-
10 Sepatu Lari Lokal Paling Estetik Versi Netizen, Stylish Banget buat OOTD dan Running
-
Kantongi Izin Mabes dan Polda Metro, Pelantikan Pengurus PERADI Profesional Digelar Besok
-
7 Sepatu Lari Lokal Carbon Plate Termurah: Bisa Ngebut Tanpa Bikin Dompet Menjerit
-
5 Fakta Senggol Berujung Maut di Cengkareng, Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok