"Belum ada juga kasus di Indonesia dan di luar negeri juga terkena penyakit dari kandungan BPA ini," kata Kepala Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Trilogi ini.
BPOM hingga kemenperin juga telah menegaskan bahwa pemanfaatan galon guna ulang aman untuk dipakai sebagai kemasan pangan. Fakta-fakta tersebut membuktikan bahwa isu terkait bahaya BPA pada galon PC lebih nyaring dari bukti di lapangan.
Kejanggalan ketiga berkaitan dengan narasi keberlanjutan dan lingkungan yang tidak pernah menjadi bahasan. Padahal, galon guna ulang terbukti jauh lebih ramah lingkungan karena bisa dipakai ratusan kali sebelum akhirnya dipensiunkan.
Jika isu BPA dipakai untuk mendorong peralihan preferensi konsumen menggunakan galon sekali pakai maka sudah pasti memunculkan sebuah paradoks. Yakni sampah plastik meningkat, beban lingkungan bertambah, dan masyarakat menanggung dampak jangka panjang.
Penelitian Lembaga Penyelidikan Ekonomi Masyarakat (LPEM) FEB UI, Bisuk Abraham Sisungkunon menyatakan salah satu alasan konsumen memilih galon guna ulang adalah membantu meminimalisir dampak lingkungan.
Riset menyatakan bahwa tanpa penggunaan galon guna ulang maka penggunaan kemasan sekali pakai akan meningkat yang pada akhirnya meningkatkan timbulan sampah hingga 770.000 ton per tahun.
"Akibatnya, emisi sampah plastik akan bertambah hingga 1.655.500 ton per tahun. Galon guna ulang bisa mengurangi sampah kemasan sekali pakai," tukasnya.
Berita Terkait
-
Aturan BPA Makin Ketat, Industri Galon Guna Ulang Minta Waktu hingga 2031
-
BPOM Perketat Batas BPA 12x Lebih Rendah, Galon Guna Ulang Jadi Sorotan
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Lelang Serentak Kejagung Digelar, Ada HP Rp 3.000 hingga Tanah Rp 9,1 Miliar
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk
-
Jajan di Boost Lebih Hemat, Ada Diskon 25% Pakai BRI Kartu Kredit Visa Contactless
-
Tiket Ragunan Bisa Naik Jadi Rp10 Ribu, Pramono Anung Singgung Kesejahteraan Satwa
-
Tukar Sampah dengan Air Bersih, Program SULAP Bantu Kebutuhan Warga