- Masifnya mobil listrik di Indonesia menyebabkan harga mobil bekas bermesin bensin mengalami penurunan signifikan.
- Penurunan harga mobil bensin disebabkan oleh tren elektrifikasi, pertimbangan emisi, dan suplai mobil bekas yang melimpah.
- Beberapa model seperti Corolla Altis dan Honda Civic bensin menjadi lebih terjangkau bagi pembeli mobil bekas saat ini.
SuaraJakarta.id - Gelombang mobil listrik (EV) yang makin masif di Indonesia pelan tapi pasti mulai menggerus pamor mobil bensin tertentu. Dampaknya terasa jelas di pasar mobil bekas: ada sejumlah model bermesin konvensional yang harganya anjlok paling dalam, bukan karena jelek, melainkan kalah momentum dari tren elektrifikasi.
Menariknya, kondisi ini justru membuka peluang bagi pembeli yang masih setia pada bensin. Dengan bujet lebih hemat, Anda bisa mendapatkan mobil yang dulunya bernilai tinggi. Berikut 10 mobil bensin bekas yang harganya turun paling tajam akibat gempuran EV.
1. Toyota Corolla Altis
Nama besar Corolla tak lagi menjamin harga stabil. Varian bensin Altis tertekan oleh hadirnya hybrid dan EV sedan yang lebih irit dan modern. Di pasar seken, depresiasinya tergolong dalam untuk ukuran Toyota.
2. Honda Civic (Non-Turbo Lama)
Civic generasi lama bermesin bensin murni mulai ditinggalkan pembeli muda. Desain masih menarik, tapi konsumsi BBM dan isu usia membuat nilainya turun cepat.
3. Nissan Serena Bensin
MPV pintu geser ini kalah pamor dari MPV hybrid dan EV keluarga. Meski nyaman dan lega, harga Serena bensin bekas kini jatuh cukup dalam.
4. Mitsubishi Outlander Sport
Crossover ini terdampak langsung oleh pergeseran ke SUV elektrifikasi. Nama besar Mitsubishi tak cukup menahan penurunan harga Outlander Sport bensin di pasar bekas.
5. Toyota Camry Bensin
Camry bensin kalah pamor dari Camry Hybrid dan sedan listrik premium. Banyak unit eks-eksekutif yang dilepas, membuat suplai tinggi dan harga terkoreksi tajam.
6. Honda CR-V Bensin
CR-V bensin generasi lama mulai tersisih oleh SUV hybrid dan EV. Meski terkenal bandel, harga bekasnya kini lebih “masuk akal” dibanding beberapa tahun lalu.
7. Mazda CX-5 Bensin
Desain dan rasa berkendara masih jadi nilai jual, tapi isu konsumsi BBM membuat CX-5 bensin tertekan di era EV. Depresiasinya terasa lebih cepat.
Baca Juga: 5 Masalah Tersembunyi Wuling Air EV & BinguoEV Bekas, Jangan Sampai Salah Beli
8. Chevrolet Captiva Bensin
Setelah Chevrolet hengkang dari pasar mobil baru, Captiva bensin makin terjepit oleh EV dan hybrid. Harga bekasnya jatuh, meski kenyamanan kabin masih oke.
9. Suzuki SX4 S-Cross
Crossover yang dulu dianggap “mahal” ini kini justru jadi alternatif murah. Minim fitur elektrifikasi membuatnya kalah saing di mata pembeli masa kini.
10. Toyota Rush Bensin Generasi Lama
SUV bensin ladder frame ringan ini mulai tertekan oleh SUV listrik dan hybrid urban. Harga bekasnya turun cukup signifikan, terutama unit tahun tua.
Kenapa Harga Mobil Bensin Bisa Anjlok?
Ada beberapa faktor utama:
- Insentif dan tren EV makin kuat
- Biaya BBM & emisi jadi pertimbangan
- Teknologi bensin dianggap “tua” oleh pembeli muda
- Supply mobil bensin bekas melimpah
Peluang atau Risiko?
Bagi sebagian orang, ini justru peluang emas. Mobil bensin tetap unggul dalam:
- Jarak tempuh jauh
- Infrastruktur SPBU merata
- Perawatan yang sudah dipahami bengkel
Namun untuk nilai jual kembali, pembeli harus realistis: tren EV membuat depresiasi mobil bensin bisa berlanjut.
Gempuran EV memang mengubah peta pasar. Tapi bukan berarti mobil bensin tamat. Di tengah harga yang anjlok, mobil-mobil di atas bisa menjadi pilihan rasional bagi pembeli yang ingin fitur, kenyamanan, dan performa—dengan harga yang kini jauh lebih bersahabat.
Berita Terkait
-
5 Masalah Tersembunyi Wuling Air EV & BinguoEV Bekas, Jangan Sampai Salah Beli
-
Punya Rp150 Juta? Ini 8 MPV Keluarga Bekas yang Masih Layak Dibeli di 2026
-
10 Merek Mobil Bekas Paling Ramah Bengkel, Spare Part KW Mudah Dicari
-
5 Crossover Bekas Keren untuk Alternatif Avanza-Xpander, Harga di Bawah Rp170 Juta
-
7 Penyakit Honda Brio Bekas untuk Mobil Harian Anak Muda, Jangan Sampai Salah Pilih
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pekan Halal Indonesia & EduNation Festival 2026 JICC: Ekosistem Halal dan Edukasi Dalam Satu Gelaran
-
Design dan Object di IDD, Saat Kursi hingga Cangkir Jadi Bagian Penting Sebuah Ruang
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun