- Sebuah unggahan Facebook pada 11 Januari 2026 mengklaim Prabowo ingin menjadikan Purbaya Yudhi Sadewa Presiden Indonesia.
- Hasil cek fakta menunjukkan klaim tersebut tidak benar karena tidak ada pernyataan resmi dari kedua tokoh terkait hal ini.
- Informasi menyesatkan ini menyebar tanpa dasar fakta kuat dan tidak pernah dilaporkan oleh media arus utama nasional terverifikasi.
SuaraJakarta.id - Sebuah informasi yang kini ramai beredar di media sosial menyebut bahwa Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, diklaim ingin menjadikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Presiden Indonesia pada pemilu berikutnya. Unggahan viral ini memanfaatkan nama dua figur publik penting dan langsung memicu respons netizen dari berbagai arah.
Akun Facebook “Enden AK” pada Minggu (11/1/2026) mengunggah video [arsip] berisi narasi:
“Bikin geger jagat maya!! PR4BOWO ingin PURBAYA jadi PR3SIDEN tahun depan, PURB4YA mala menolak??
PR4BOWO: PURBAYA!! Apakah kamu gak tertarik jadi PR3SIDEN?? Kalo kamu maju saya rela mundur pur.
PURB4YA: Ngga dulu pak, saya m4kasih atas tawarannya bukannya saya ngga mau, aku lebih kawatir. Kalo nanti saya keluar dari kursi menkeu takut keuang4n KOC4R-K4CIR lagi seperti dulu
Kalo menurut kalian gimana, pak purb4ya lebih cocok jadi PR3siden apa menkeu???”
Hingga Kamis(15/1/2026), unggahan telah disukai sekitar 59 akun, dibagikan ulang 1 kali, serta menuai 14 komentar.
Namun sebelum Anda langsung percaya atau ikut memviralkan narasi tersebut, penting untuk mengetahui hasil cek fakta yang sebenarnya, karena klaim ini ternyata tidak benar dan menyesatkan.
Unggahan viral di Facebook, WhatsApp, dan TikTok menyatakan bahwa:
Baca Juga: 6 Fakta Penting Broken Strings: Buku Aurelie Moeremans yang Viral dan Mengguncang Publik
Narasi ini disertai gambar tokoh dan kalimat provokatif, seakan berasal dari pernyataan resmi atau keputusan internal partai. Klaim tersebut kemudian dibagikan luas oleh banyak akun pengguna.
Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID / Mafindo telah menelusuri klaim itu dan menemukan:
1. Tidak ada pernyataan resmi dari Prabowo Subianto yang menyebutkan keinginan untuk “menjadikan Purbaya sebagai Presiden” dalam pemilu mendatang.
2. Tidak ada pernyataan publik, wawancara, atau rilis media sosial terverifikasi dari Prabowo ataupun Purbaya Yudhi Sadewa yang mendukung klaim tersebut.
3. Media arus utama nasional seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, dan media besar lainnya tidak pernah memberitakan adanya rencana atau pernyataan semacam itu.
4. Unggahan yang beredar tampak berasal dari akun tidak terverifikasi yang tidak mencantumkan sumber resmi atau bukti pernyataan.
Dengan demikian, klaim tersebut tidak memiliki dasar fakta yang kuat atau bukti valid.
Kesimpulan: Hoaks / Informasi Menyesatkan
Klaim bahwa Prabowo Subianto ingin menjadikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Presiden Indonesia pada pemilu berikutnya adalah SALAH dan menyesatkan.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Trump Bilang AS Tak Butuh PBB dan Hanya Takut Tuhan?
-
Cek Fakta: Benarkah Jokowi Berharap Tak Dipenjara Jika Ijazahnya Palsu?
-
Cek Fakta: Benarkah Menkeu Purbaya Ancam Luhut & Sri Mulyani Soal Pengembalian Uang Negara
-
Cek Fakta: Hakim PN Surakarta Tegaskan Ijazah Jokowi Palsu, Begini Faktanya
-
Cek Fakta: Benarkah Kantor Polisi Cina Terbentuk di Morowali & Mendarat di Manado
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya
-
7 Sepatu Lari Daily Trainer Paling Awet: Tetap Nyaman Meski Sudah Menempuh Ribuan Kilometer
-
Pajak Motor Mati 5 Tahun di Jakarta? Segini yang Bisa Dihemat Selama Pemutihan 2026
-
Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta 2026, Denda Dihapus hingga 31 Agustus